Friday, December 29, 2017

Prasasti Canggal



शाकेन्दॄ तीगते श्रुतीन्द्रीयरसॆरङीकृ्ते वत्सऋ वाऋन्दौ धवलतृयोदशीतीथौ भद्रोत्तऋ लर्त्तीके [२] लग्ने कुम्भमये स्थीअङवीदीते प्रातीस्थीपत्पर्व्वते लक्सनलक्सीतन्नरपतीश्श्रीसलीजयश्शान्तये ल्ल् १ [३] गङोत्तुङतरङरॆSजीतजतामौलीन्दुच्त्ऌमनी-र्भ्क्वत्पर्न्तीवीभुतीदेहवीकसन्नेगेन्दृहरद्युती(ः) [४] श्रीमत्स्व्गलीकोशकोमलकरॆर्देवॆस्तु य स्त्ञते स शृ्च्यो भवतेन् भवो भवतमस्स्नृ्य्यो दद्âत्वद्भुतम् २ [५] भक्तीपृःवॆरृ्नुनीन्दृॆरब्बीनुतर्नसकृ्त् स्वर्ग्गनीर्व्वेजहेतो-र्द्देवॆर्ल्च्खर्सभाद्यॆरवनतमकुतॆशेउम्वीतम् स [६] त्पदाभॆः अङुल्यातीमृपतृर्न् नखेदृनलसत्केसरऋजीतान्तर्न् देयात् शम् शाश्वतम्वस्त्रीनयनचर [७] नानीन्दीताम्भोजयुग्म ३ ऐश्वर्य्यातीशयोद्भवात्सुमहतेर्नप्यद्भुता(ने)न्नीधी-स्त्य्ग्गॆकेन्तरतस्तनोती [८] सततम् यो वीस्मयम् योगीनाम् यो स्त्âभीस्.नुभीर्जगत्करुन, पुस्नेती न स्वा(र्थ)तो भ्न्तेशश्शशीखन्श्लभू [९] सीतजरस्स तृ्यम्वकः पातु ४ वीभृडेमवपुस्स्वदोसदहनज्वाला इवोद्यज्जता वेदस्तम्भसुव [१०] डलोकसमयो धर्म्मेर्थकमोद्भवः देवॆर्व्वन्दीतपादपन्कजयुगो योगीश्वरो योगीनार्न् मञो लोक[H]गुरुर्द्ददतु भवतेम् सीडीम् स्वयम्भुर्व्वीभुब् ५ नागेन्द्रोत्फनरत्नब्लित्तीपतीताम् दृ्स्त्वात्मवीम्वश्रीयर्न् सभृ [१२] भङकताक्सया कुपीतया (दुरॆ-इल्) श्रीये वीक्सीतः यो योग्ग्रुनलोचनोत्पलदलश्शेते म्वुशय्यात [१३] ऌ त्रानार्थन्त्रीदशॆस्स्तुतस्स भवतान्देयात् श्रीयर्न् श्रीपतीः ल्ल् ६ आसीद्द्वीपवरर्न् यवाख्यमतुलन्ध्ग्ञ)[१.४] दीवीजाधीकम् सम्पन्नम् कनकाकरॆस्तदमरॆ — — दीनोपार्जीतम् श्रीमत्कुन्जरकुफ़ीजदेशनीही[तव] [१५] नेदीतीवेधृ्तर्न् स्थानन्दीव्यतमर्न् शीवाय जगतश्शम्भोस्तु यत्राद्भुतम् ल्ल् ७ तस्मीन्द्वीपे यवाख्ये पुरुस(पद) [१६] महेअल्च्स्मभते पृशस्ते

 



Terjemahan bebas isi prasasti adalah sebagai berikut:

Terjemahan (bebas) :

1)
Pada tahun raja-syaka yang telah lalu
dengan ditandai angka syruti indriya
rasa 645 syaka(atau 732 masehi), ha
ri senin, hari baik, tanggal 13 paro
terang bulan kartika.............. ..
sang raja sanjaya mendirikan lingga
yang ditandai dengan tanda-tanda (yang
telah dipastikan)di bukit yang ber-
nama sthirangga buat keselamata (rak
yatnya).
2)
Sang dewa bhawa (ciwa), sang matahari
bagi bayangan hidup (ini); yang di
hormati oleh dewa-dewa sera-
ya menelakupkan kedua yang secara
halus menjadi seperti cupu-cupu untuk
memujinya dengan hormat; yang me-
makai serampang raja ular; yang mengem
bangkan diri mejadi berbagai-bagai
kenikmatan yang gilang-gemilang (di dunia
ini); yang bersanggul mahkota ter-
hias dengan menikam yang berupa bulan
sabit, dan berkilauan seperti gelombang
sungai gangga yang suci; moga-mogalah
kemuliaan yang sangat
besar bagi Anda sekalian.
3)
Kedua kaki sang dewa Bermata tiga (ci-
wa), yang bagus sempurna seperti bunga
teratai dengan jari-jarinya, meng
kilap karena cahaya kukunya; kedua
kaki yang di hormati oleh sekalian pe
muka para resi seraya berbakti meren
dahkan dirinya sambil memuja dengan
sair-sairan yang sering disairkan ka
rena mereka ingin mendapatkan kenikmat
an dalam akhirat; kedua kaki yang di
hormati oleh para dewa yang dikepalai
oleh Batera Indra seraya sujud sampai
mahkotanya menyentuh tanah, seolah-
olah kumbang yang mencium bunga te
ratai (=kaki kedua) itu; moga-mogalah
kedua kaki sang Bermata-tiga yang ba
gus sempurna itu memberi keselamatan
yang kekal untuk kamu sekalian.
4)
Beliau yang, karena sipatnya yang
sangat besar dan kuasa itu - menjadi
gudang segala sesuatu yang besar-
besar; yang selalu dengan iklas
membuang kepentingan sendiri, selalu
membuat heran para pandita;
Yang dengan badanNya Delapan meme
Lihara dunia tidak untuk keperluan sen
Diri, tetapi karena belas kasihNya;
Moga-mogalah sang bermata tiga. Raja
dari semua makhluk, mahkotanya
terhias dengan bulan sabit itu
memberikan perlindungan kepada kamu sekalian.
5)
Sangd guru (dewa Brahmana) yang
Termulia, raja pandita dari sekalian
seperti bunga teratai – oleh
para dewa;yang memberi kesenangan,
kefaedahan dan kebaikan (di dalam du-
dunia );yang mengikat tata-cara ma
nusia dengan tihang yang menyenangkan teguh
yakni kitab Weda-weda; yang bermahko
ta tinggi berkilau-kilauan seperti
api menyala, api yang keluar dari ba –
dan sendiri, BadanNya yang mengkilap
seperti emas; moga-mogalah dewa
yang terjadi dengan sendirinya (Sva –
yambhu=Brahmana) dan sangat berkuasa
itu memberi kamu sekalian kesempurna-
an kepada kamu sekalian.
6)
Sang dewa Wisnu yang dilihat oleh
parameswariNya, dewi Cri, dengan mata
mengkerling dan halis lengkung karena
marah (yang pura-pura), sambil
cermin memandang bayang-bayang nya di
dalam menikam di atas kepala naga raja
yang membeberkan leher; sang de
wa wisnu yang mataNya merah - seperti
angkup bunga tanjung – karena sangatNya
bersemedi; beliau yang
diatas laut seraya oleh
para dewa yang pertolonganNya Mo-
ga-mogalah menyanyikan dewa wisnu ITU mem-
beri bahagia ditunjukan kepada kamu Sekalian.
7)
Adalah pulau mulia, bernama Jawa,
Yang tak ada bandingannya tentang
Hasil buminya, terutama hasil padi;
Kaya akan tambang emas yang semata-
mata diakui kepunyaan oleh para dewa;
pulau yang penuh dengan tempat-tempat
pemujaan suci, Kujarakunja namanya
untuk keselamatan dan kemakmuran dunia
.
8)
Di pulau jawa tersebut, yang sangat
masyur menjadi mustika diantara tem
pat manusia lain-lainnya, disitu ada
seorang raja , sang Sanna namanya
berasal dari keluarga kerajaan tinggi
dan mashur karena jasanya yang sangat
besar, memerintah bersama rakyat –
nya dengan berkat, anugerah ke-
halusan budi, seolah-olah seorang ayah
(mendidik) anaknya mulai dari ke-
cil karena cintanya; yang menaklukan
musuhnya dan seperti sang Manu sangat
lama memerintah kerajaannya dengan keadilan
.
9)
Setelah raja yang bernama sang Sanna
yang seperti bulan bagi turunnya itu,
mendiang sebelum beliau sangat lama
memelihara kebahagiaan negaranya,
dan pergi keswarga untuk merasakan
kenikmatan, yakni himpunan buah tabi-
ainya yang sngat baik itu, - maka
pe-cahlah negaranya, binggung karena su-
sah kehilangan perlindungan.
10)
(adapun)yang berbangkit (mengganti-
Nya menjadi raja), yakni seorang yang
warna kulitnya berkilau-kilauan seper
ti emas luluh di dalam api yang
ber-kobar-kobar..........; yang memiliki le
ngan kuat seperti bukit baris turun
dari puncak bukit barisan turun
dari puncak bukit indungnya; yang meng
angkat kepalanya sangat tinggi seperti
bukit meru (Himalaya) dengan puncak-
nya; yang terletak lebih ting
gi dari kepala raja-raja yang du-
duk di tengah.
11)
Yang termulia dan akan oleh seka
lian para bijaksana karena
nya kitab-kitab dengan maksudnya
yang sulit-sulit; seorang raja yang
berani berani seperti cri Rama
, menaklukkan sekalian raja-raja di
sekitar negaranya. namanya adalah sang
raja Cri Sanjaya, dengan jasanya sebagai
matahari, mashur di mana-mana
mem- punyai kebahagiaan. beliau adalah putera
sang Sannaha, saudara perempuan sang
raja (sanna tersebut di atas).
12)
Selama raja ini memerintah kerajaannya
yang berpending gelombang samudera dan
bertetek bukit-bukit, maka orang yang
tidak takut di tepi jalan raya tidak takut
bahaya dan bahaya lain-lainnya.
oleh manusia, manusia yang kaya akan nama baik
tercapailah selalu menyenangkan, kefaedahan
dahan dan kesenangan dengan cukup. se
karangsang kali seolah-olah hanya
menangis-nangis saja, sebab tidak
dapat bahagian suatu apa.

Thursday, December 28, 2017

Seluk beluk Chronogram Jawa , Sengkalan atau Shangkala.

Sengkalan memet di Kraton Yogyakarta:
Dwi Naga Rasa Tunggal (1682 jawa, berdirinya Kraton Yogyakarta, bisa dilihat di atas renteng kelir baturana kagungan dalem regol Kemagangan dan gerbang Gadhung Mlathi berupa dua ekor naga dengan ekor saling melilit). 
Sengkalan mempunyai dua jenis, yaitu Sengkalan Memet dan Sengkalan Lamba. Sengkalan Memet adalah jenis sengkalan yang berupa gambar, ornamen, atau ukiran. Secara umum berupa benda dua dimensi atau tiga dimensi. Sementara Sengkalan Lamba merupakan sengkalan yang berupa kata-kata atau kalimat.
Selain itu sistem penanggalan orang jawa yang menggunakan perhitungan waktu berdasarkan matahari (tahun saka dan tahun masehi), biasanya disebut Suryasengkala dan bulan (tahun hijriyah dan tahun jawa), yang disebut Candrasengkala. Karena sengkalan ini digunakan untuk menuliskan tahun terjadinya sebuah peristiwa, maka sengkalan menggunakan kata-kata dan objek visual untuk menggantikan angka-angka dari 0-9.

Untuk menuliskan sebuah sengkalan, syarat yang harus dipenuhi adalah kata-kata atau gambar harus mempunyai watak wilangan (sifat bilangan). Secara terperinci, bisa dilihat di bawah ini (Sri Suwito, Yuwono, Sengkalan dan Logika Pemikiran Orang Jawa – Jurnal Kejawen: UNY – Yogyakarta 2011):
Watak satu                 : benda benda yang jumlahnya hanya satu, benda-benda berbentuk bulat, atau                                 manusia.
Watak dua                  : benda yang jumlahnya dua (tangan, telinga, dll)
Watak tiga                  : api, atau benda yang mengandung api
Watak empat              : air, dan kata-kata yang mengandung arti gawe (membuat)
Watak lima                 : raksasa, panah, angin
Watak enam               : rasa/perasaan, kata-kata yang mengandung arti obah (bergerak), kayu,                               binatang berkaki enam (serangga)
Watak tujuh               : pendeta, gunung, kuda, dan kendaraan
Watak delapan           : brahmana, gajah, dan binatang melata (reptil)
Watak sembilan         : dewa dan benda-benda berlobang
Watak nol                   : kata-kata yang mengandung arti tidak ada, langit, angkasa, dan kata-kata                              yang mempunyai arti tinggi.
Sumber: Nglengkong.blogspot.com

Tuesday, December 5, 2017

Serat Nitipraja; Sultan Agung Hanyakrakusuma


ꦱꦼꦫꦠ꧀ꦤꦶꦠꦶꦥꦿꦗ

ꦏꦪꦂꦱꦸꦭ꧀ꦠꦤ꧀ꦄꦒꦸꦁꦲꦚꦏꦿꦏꦸꦱꦸꦩ

ꦏꦸꦮꦗꦶꦧꦤꦶꦁꦤꦪꦏ
ꦢꦟ꧀ꦢꦁꦒꦸꦭ

꧑꧉ 
ꦏꦟ꧀ꦢꦾꦆꦁꦱꦒꦫꦴꦒ꧀ꦤꦶ
ꦫꦱꦤꦶꦁꦢꦿꦶꦪꦆꦏꦱꦁꦏꦭ
ꦢꦸꦏ꧀ꦭꦶꦤꦏ꧀ꦮꦤ꧀ꦥꦚꦫꦶꦏꦼ
ꦤꦶꦠꦶꦥꦿꦗꦆꦔꦥꦸ
ꦥꦸꦤꦁꦩꦶꦟ꧀ꦢꦥꦿꦱꦶꦢꦔꦮꦶ
ꦲꦩꦶꦪꦠꦼꦁꦱꦫꦶꦫ
ꦲꦁꦊꦁꦏꦫꦥꦸꦁꦒꦸꦁ
ꦏꦸꦮꦮꦶꦥꦼꦏ꧀ꦰꦈꦠꦩ
ꦏꦾꦼꦃꦤꦶꦁꦗꦤꦥꦿꦮꦶꦠꦠꦤ꧀ꦮꦶꦒꦠꦶ
ꦏꦼꦢꦃꦆꦔꦊꦩ꧀ꦧꦶꦱ꧉ 

꧒꧉ 
ꦄꦠꦶꦂꦄꦠꦂꦠꦶꦥꦭꦸꦥꦭꦸꦥꦶ
ꦗꦸꦫꦁꦱꦼꦁꦏꦤ꧀ꦢꦫꦠꦤ꧀ꦭꦶꦤꦏꦾꦤ꧀
ꦲꦼꦮꦸꦃꦏꦁꦩꦸꦁꦒꦼꦁꦱꦤꦤꦼ
ꦩꦁꦏꦤꦆꦁꦠꦸꦩꦸꦮꦸꦃ
ꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦌꦩꦸꦠ꧀ꦏꦿꦩꦤꦶꦁꦢꦢꦶ
ꦱꦠꦠꦤꦶꦁꦮꦺꦴꦁꦥꦿꦗ
ꦢꦼꦤ꧀ꦏꦥ꧀ꦠꦶꦏꦮꦼꦁꦏꦸ
ꦉꦃꦤꦶꦤ꧀ꦄꦩꦮꦶꦱꦸꦗꦤ
ꦱꦶꦭꦏꦿꦩꦉꦩ꧀ꦧꦸꦒꦼꦤ꧀ꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦤꦱ꧀ꦠꦶꦠꦶ
ꦢꦢꦶꦱꦌꦏꦥꦿꦪ꧉ 

꧓꧉ 
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦒꦶꦁꦱꦶꦂꦱꦶꦭꦏꦿꦩꦪꦼꦏ꧀ꦠꦶ
ꦲꦶꦭꦁꦏꦼꦭꦔꦤ꧀ꦢꦢꦾꦏꦥꦥꦤ꧀
ꦥꦸꦮꦫꦤꦶꦱ꧀ꦠꦉꦒꦤꦼ
ꦢꦸꦩꦢꦏ꧀ꦄꦥꦶꦠꦤ꧀ꦮꦿꦸꦃ
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦮꦿꦸꦃꦆꦁꦥꦫꦤ꧀ꦠꦶ
ꦫꦒꦤꦶꦫꦭꦶꦂꦉꦠ꧀ꦤ
ꦲꦶꦁꦱꦼꦭꦢꦶꦤꦸꦭꦸ
ꦢꦢꦉꦤ꧀ꦱꦢꦶꦤ-ꦢꦶꦤ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦠꦸꦁꦏꦸꦭ꧀ꦆꦁꦱꦶꦭꦏꦿꦩꦥꦿꦪꦺꦴꦒꦶ
ꦪꦢꦾꦤ꧀ꦢꦼꦭꦶꦔꦶꦁꦫꦒ꧉ 

꧔꧉ 
ꦪꦼꦤ꧀ꦰꦶꦫꦠꦶꦤꦶꦁꦏꦃꦆꦁꦧꦸꦥꦠꦶ
ꦫꦶꦤꦏꦼꦠ꧀ꦆꦁꦤꦠꦫꦒꦤꦶꦫ
ꦢꦼꦤ꧀ꦏꦢꦶꦱꦸꦪꦂꦥꦢꦔꦼ
ꦒꦸꦩꦤ꧀ꦠꦾꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦄꦤꦸꦠ꧀
ꦩꦤꦲꦶꦫꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦄꦌꦤꦶꦁ
ꦩꦾꦁꦏꦢꦶꦠꦱꦩꦸꦢꦿ
ꦥꦩꦺꦴꦠꦶꦉꦁꦈꦫꦸꦃ
ꦉꦲꦶꦫꦩꦼꦤꦮꦶꦱꦤ꧀ꦠꦤ
ꦏꦮꦿꦸꦲꦤꦭ꧀ꦮꦶꦂꦄꦱꦂꦤꦶꦁꦠꦫꦸꦩꦭꦶꦃ
ꦩꦁꦱꦤꦶꦁꦭꦧꦸꦃꦏꦥꦠ꧀꧈ 

꧕꧉ 
ꦩꦼꦟ꧀ꦢꦸꦁꦒ꧀ꦊꦢꦼꦏ꧀ꦠꦶꦧꦤꦶꦁꦫꦶꦫꦶꦱ꧀
ꦏꦁꦢꦼꦤ꧀ꦥꦶꦤ꧀ꦠꦢꦼꦤꦶꦁꦧꦭꦏꦸꦱ꧀ꦮ
ꦢꦼꦤ꧀ꦠꦲꦼꦤꦏꦼꦤ꧀ꦄꦮꦏꦺꦏꦗꦮꦲꦤ꧀ꦄꦁꦉꦩ꧀ꦧꦸꦪꦸꦁ
ꦲꦼꦤꦂꦆꦁꦒꦂꦒꦩ꧀ꦧꦶꦫꦄꦩꦿꦶꦃ
ꦏꦸꦭꦧꦸꦱꦤꦧꦺꦴꦒ
ꦮꦤꦶꦠꦢꦼꦚꦸꦁꦪꦸꦤ꧀
ꦶꦏꦸꦢꦼꦤ꧀ꦱꦧ꧀ꦢꦆꦁꦧꦭ
ꦢꦶꦤꦢꦫꦆꦁꦢꦤꦏꦿꦩꦤꦶꦁꦢꦱꦶꦃ
ꦱꦸꦥꦪꦗꦤ꧀ꦩꦱꦸꦚ꧉ 

꧖꧉ 
ꦥꦁꦒꦶꦁꦥꦁꦒꦶꦲꦤꦶꦁꦗꦭ꧀ꦩꦱꦶꦁꦒꦶꦃ
ꦪꦼꦤ꧀ꦱꦶꦤꦼꦮꦏꦆꦁꦥꦤꦁꦏꦶꦭꦤ꧀
ꦥꦼꦥꦏ꧀ꦱꦠꦟ꧀ꦢꦩꦤ꧀ꦠꦿꦶꦤꦼ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦄꦒꦺꦄꦩꦸꦮꦸꦱ꧀
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦠꦤ꧀ꦥꦼꦱ꧀ꦛꦶꦭꦶꦁꦒꦶꦃ
ꦢꦭꦤꦶꦥꦸꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦏꦺꦴꦤ꧀ꦠꦥ꧀
ꦢꦼꦤꦶꦁꦧꦭꦱꦼꦮꦸ
ꦫꦏꦶꦠꦼꦤ꧀ꦢꦸꦏꦤꦶꦁꦠꦶꦔꦭ꧀
ꦢꦼꦤ꧀ꦄꦒꦭꦏ꧀ꦄꦩꦤꦶꦱ꧀ꦭꦶꦪꦼꦥꦶꦁꦄꦏ꧀ꦰꦶ
ꦱꦮꦸꦔꦼꦤ꧀ꦆꦁꦗꦿꦺꦴꦤꦭ꧉ 

꧗꧉ 
ꦄꦢꦼꦥꦶꦁꦠꦾꦱ꧀ꦆꦁꦧꦭꦢꦼꦤ꧀ꦏꦏ꧀ꦰꦶ
ꦱꦢꦼꦉꦔꦺꦩꦠꦸꦂꦢꦼꦤ꧀ꦏꦢꦿꦶꦪꦤ꧀
ꦮꦶꦠ꧀ꦠꦤ꧀ꦠꦼꦏꦼꦁꦮꦼꦏꦱꦤꦼ
ꦢꦼꦤ꧀ꦥꦱ꧀ꦠꦶꦱꦶꦫꦭꦸꦁꦒꦸꦃ
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦄꦁꦭꦶꦁꦱꦶꦠꦢꦼꦤ꧀ꦄꦔꦪꦸꦃꦄꦩꦏꦤ꧀ꦏꦆꦁꦄꦠꦶ
ꦥꦩꦸꦤꦲꦶꦁꦮꦢꦂꦪ꧉ 

꧘꧉ 
ꦄꦤ꧀ꦠꦶꦤꦼꦤ꧀ꦄꦠꦸꦫꦶꦁꦠꦟ꧀ꦢꦩꦤ꧀ꦠꦿꦶ
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦏꦫꦶꦄꦤꦸꦲꦸꦤ꧀ꦤꦧ꧀ꦢ
ꦮꦺꦴꦔꦼꦤ꧀ꦱꦴꦠꦸꦂꦱꦼꦩ꧀ꦧꦲꦼ
ꦩꦁꦏꦤꦉꦃꦆꦁꦥꦿꦧꦸ
ꦲꦤꦼꦩꦲꦶꦭꦫꦠꦤ꧀ꦄꦁꦭꦶꦁ
ꦉꦃꦆꦁꦄꦒ꧀ꦚꦤꦩꦺꦴꦢ
ꦱꦺꦴꦭꦲꦺꦢꦼꦤ꧀ꦮꦼꦁꦏꦸ
ꦲꦩꦺꦴꦁꦮꦶꦤꦺꦴꦁꦱꦤꦭꦶꦏꦺꦴ
ꦠꦶꦤꦭꦶꦏꦥꦤꦭꦶꦏꦢꦼꦤ꧀ꦥꦿꦪꦺꦴꦒꦶ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦭꦭꦶꦥꦶꦤꦁꦏ꧉ 

꧙꧉ 
ꦒꦼꦊꦁ-ꦒꦼꦊꦔꦶꦁꦤꦭꦏꦭꦶꦁꦏꦶꦁ
ꦱꦏꦾꦼꦲꦶꦁꦥꦚ꧀ꦕꦢꦿꦶꦪꦤ꧀ꦆꦁꦗꦒꦢ꧀
ꦶꦏꦸꦩꦶꦤꦁꦏꦩꦸꦁꦱꦸꦲꦼ
ꦩꦸꦮꦃꦏꦾꦼꦃꦤꦶꦁꦥꦏꦼꦮꦸꦃ
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦄꦤꦥꦸꦠꦸꦱꦤ꧀ꦥꦿꦥ꧀ꦠꦶ
ꦭꦪꦁꦢꦶꦏ꧀ꦰꦸꦫꦧꦱ
ꦠꦤꦸꦏ꧀ꦰꦼꦁꦥꦸꦥꦸꦕꦸꦏ꧀
ꦕꦺꦴꦧ-ꦕꦺꦴꦧꦤꦶꦁꦮꦶꦢꦒ꧀ꦢ
ꦱꦴꦟ꧀ꦢꦶꦏꦈꦥꦪꦤꦺꦮꦺꦴꦁꦠꦤ꧀ꦪꦸꦏ꧀ꦠꦶ
ꦮꦿꦸꦃꦱꦻꦔꦼꦫꦶꦁꦗꦒꦢ꧀꧈ 

꧑꧐꧉ 
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦠꦶꦤꦶꦠꦃꦤꦽꦥꦠꦶ
ꦮꦺꦴꦤ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦠꦏꦼꦕꦥꦶꦁꦤꦶꦠꦶꦥꦿꦗ
ꦤꦶꦱ꧀ꦠꦩꦢꦾꦈꦠꦩꦤꦼ
ꦤꦶꦱ꧀ꦠꦉꦏꦺꦗꦼꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦮꦿꦸꦃ
ꦶꦁꦢꦸꦒꦂꦩꦩꦸꦁꦱꦸꦲꦺꦥꦿꦠꦶ
ꦏꦠꦸꦁꦏꦸꦭ꧀ꦆꦁꦥꦩ꧀ꦒꦸꦭꦃ
ꦢꦼꦤ꧀ꦉꦏ꧀ꦰꦆꦁꦄꦪꦸꦤ꧀
ꦲꦗꦿꦶꦃꦏꦁꦮꦺꦴꦁꦏꦭꦸꦁꦱꦸꦫ
ꦗꦼꦤꦼꦒꦶꦥꦸꦤ꧀ꦒꦫ-ꦒꦫꦧꦧꦺꦴꦮꦤꦶ
ꦲꦱꦁꦒꦸꦥ꧀ꦆꦁꦄꦪꦸꦤꦤ꧀꧈ 

꧑꧑꧉ 
ꦥꦸꦤꦶꦏꦉꦏꦺꦤꦶꦱ꧀ꦠꦤꦶꦁꦥꦠꦶꦃ
ꦲꦥꦶꦠꦤ꧀ꦮꦿꦸꦃꦪꦼꦤ꧀ꦢꦢꦶꦔꦪꦸꦤꦤ꧀
ꦠꦸꦂꦠꦤ꧀ꦏꦼꦤꦆꦁꦄꦠꦶꦤꦼ
ꦱꦁꦒꦸꦥꦶꦥꦸꦤ꧀ꦩꦊꦢꦸꦒ꧀
ꦲꦧꦁꦭꦩ꧀ꦧꦺꦮꦢꦸꦏ꧀ꦩꦊꦠꦶꦁ
ꦮꦢꦸꦏ꧀ꦱꦢꦪ-ꦢꦪ
ꦏꦁꦒꦼꦥ꧀ꦄꦠꦸꦫꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦠꦤ꧀ꦌꦠꦁꦫꦸꦱꦏꦶꦁꦥꦿꦗ
ꦥꦶꦏꦶꦫꦶꦥꦸꦤ꧀ꦫꦸꦱꦏꦶꦁꦏꦮꦸꦭꦄꦭꦶꦠ꧀
ꦒ꧀ꦚꦤꦤꦼꦧꦿꦲꦭ꧉ 

꧑꧒꧉ 
ꦄꦩ꧀ꦧꦼꦏ꧀ꦏꦠꦃꦄꦠꦸꦂꦄꦔꦼꦤ꧀ꦠꦼꦤꦶ
ꦲꦩꦿꦶꦃꦏꦼꦫꦶꦔꦤ꧀ꦉꦮꦁꦱꦥꦔꦤ꧀
ꦏꦸꦩꦶꦁꦱꦸꦁꦥꦼꦏ꧀ꦰꦄꦔꦼꦤꦼ
ꦭꦭꦶꦈꦭꦲꦶꦁꦩꦸꦁꦱꦸꦃ
ꦠꦤ꧀ꦱꦩ꧀ꦚꦏꦭꦮꦤ꧀ꦩꦤ꧀ꦠꦿꦶ
ꦏꦢꦶꦈꦭꦸꦁꦩꦸꦭꦸꦏ꧀ꦆꦁꦠꦮꦁꦠꦸꦩꦶꦭꦶꦁ
ꦲꦤꦩ꧀ꦧꦂꦆꦁꦩꦁꦱꦚ꧉ 

꧑꧓꧉ 
ꦒꦼꦊꦲꦶꦁꦗꦧꦆꦁꦗꦿꦺꦴꦚꦩꦼꦱꦶ
ꦤꦒꦱꦼꦱꦈꦥꦕꦫꦢꦸꦚ
ꦥꦠꦶꦤꦶꦁꦮꦺꦴꦁꦏꦁꦢꦼꦤ꧀-ꦩꦼ
ꦢꦸꦚꦤꦺꦏꦁꦢꦼꦤ꧀ꦆꦠꦸꦁ
ꦭꦶꦂꦄꦢꦒꦁꦥꦔꦶꦢꦼꦥ꧀ꦤꦼꦏꦶ
ꦥꦔꦭꦥꦺꦥꦉꦤ꧀ꦠꦃ
ꦥꦮꦶꦠꦤꦺꦱꦁꦒꦸꦥ꧀
ꦥꦔꦚꦔꦶꦁꦥꦔꦪꦸꦤꦤ꧀
ꦠꦸꦂꦱꦼꦠꦾꦊꦁꦒꦤꦤꦶꦥꦸꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦱꦶꦥꦶ
ꦮꦼꦠꦼꦏ꧀ꦢꦼꦚꦩꦶꦏꦼꦤ꧉ 

꧑꧔꧉ 
ꦥꦠꦶꦃꦩꦢꦾꦢꦼꦤ꧀ꦠꦸꦲꦸꦤꦱ꧀ꦠꦶꦠꦶ
ꦲꦁꦭꦩ꧀ꦥꦲꦶꦱꦴꦟ꧀ꦢꦶꦏꦤꦶꦫ
ꦫꦸꦩꦼꦏ꧀ꦰꦆꦁꦧꦭꦏꦧꦼꦃ
ꦠꦤ꧀ꦩꦼꦔꦼꦁꦫꦶꦁꦱꦏꦪꦸꦤ꧀
ꦒꦶꦮꦁ-ꦒꦶꦮꦁꦤꦭꦠꦤ꧀ꦮꦶꦁꦮꦿꦶꦤ꧀
ꦲꦤꦸꦭꦢ꧀ꦠꦽꦥ꧀ꦤꦶꦁꦥꦿꦗ
ꦲꦩꦿꦶꦃꦧꦼꦤꦼꦫꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦠꦤ꧀ꦄꦢꦼꦧꦺꦂꦩꦤꦧ꧀ꦥꦸꦧꦂ
ꦤꦺꦴꦫꦄꦭ꧀ꦥꦠꦤ꧀ꦄꦩꦶꦱꦼꦱꦆꦁꦄꦭꦶꦠ꧀
ꦠꦿꦸꦱ꧀ꦄꦗꦂꦤꦶꦁꦗꦒꦢ꧀꧈ 

꧑꧕꧉ 
ꦥꦠꦶꦃꦈꦠꦩꦪꦼꦤ꧀ꦄꦤꦶꦩ꧀ꦧꦔꦶ
ꦠꦩ꧀ꦥꦠꦸꦩꦩ꧀ꦥꦱꦲꦶꦁꦒꦼꦏꦶꦫ
ꦮꦿꦸꦃꦏꦿꦩꦤꦶꦁꦫꦠ꧀ꦱꦼꦩꦸꦤꦼ
ꦱꦺꦴꦭꦃꦱꦼꦔꦼꦭ꧀ꦆꦁꦠꦸꦮꦸꦃ
ꦮꦸꦱ꧀ꦒꦸꦩꦤ꧀ꦠꦶꦄꦤꦆꦁꦥꦠꦶꦃ
ꦉꦃꦤꦶꦁꦄꦤꦠꦥꦿꦗ
ꦥꦿꦪꦤꦺꦥꦏꦼꦮꦸꦃ
ꦶꦏꦸꦈꦠꦩꦼꦁꦈꦠꦩ
ꦪꦼꦏꦸꦉꦏꦺꦥꦠꦶꦃꦏꦁꦄꦩꦼꦁꦏꦸꦧꦸꦩꦶ
ꦩꦿꦶꦃꦄꦗꦂꦤꦶꦁꦗꦒꦢ꧀

ꦏꦮꦸꦭꦭꦤ꧀ꦤꦼꦒꦫ

꧑꧖꧉ 
ꦠꦤ꧀ꦄꦱꦶꦩ꧀ꦥꦼꦤ꧀ꦆꦁꦄꦠꦂꦱꦢꦼꦩꦶ
ꦫꦠ꧀ꦤꦱꦭꦏꦧꦸꦱꦤꦼꦁꦩꦸꦭꦾ
ꦭꦸꦩꦿꦃꦆꦁꦤꦠꦥꦿꦧꦸꦤꦼ
ꦠꦸꦲꦸꦱꦼꦠꦾꦩꦿꦶꦁꦫꦠꦸ
ꦠꦾꦱ꧀ꦚꦥꦼꦗꦧꦥꦼꦫꦁꦱꦧꦶꦭ꧀
ꦠꦤ꧀ꦄꦢꦧꦺꦂꦮꦺꦴꦁꦱꦤꦏ꧀
ꦠꦤ꧀ꦄꦤꦕꦢ꧀ꦱꦠꦿꦸ
ꦱꦩꦶꦠꦤ꧀ꦄꦩꦶꦭꦶꦃꦥꦥꦤ꧀
ꦪꦼꦤ꧀ꦒꦶꦤꦸꦁꦒꦸꦁꦠꦤ꧀ꦒꦶꦮꦁꦕꦶꦤꦕꦢ꧀ꦱꦩꦶ
ꦢꦼꦤꦶꦁꦱꦸꦏꦥꦿꦕꦪ꧉ 

꧑꧗꧉ 
ꦠꦠꦠꦠꦺꦥꦶꦁꦒꦶꦁ
ꦧꦺꦴꦧꦺꦴꦠ꧀ꦉꦥꦺꦴꦠꦶꦁꦱꦸꦏꦏꦭꦶꦮꦠ꧀
ꦮꦤꦶꦭꦒꦮꦼꦁꦥꦠꦶꦤꦼ
ꦲꦩ꧀ꦧꦼꦏ꧀ꦱꦸꦱꦶꦭꦄꦪꦸ
ꦏꦫꦏꦼꦠꦤꦶꦁꦮꦺꦴꦁꦏꦱ꧀ꦮꦱꦶꦃ
ꦮꦠꦼꦏ꧀ꦚꦢꦤꦢꦶꦤ
ꦢꦺꦴꦚꦤꦺꦠꦤ꧀ꦏꦼꦠꦸꦁ
ꦢꦼꦤꦶꦁꦮꦺꦴꦁꦆꦁꦏꦁꦥꦿꦢꦤ
ꦠꦸꦮꦶꦤ꧀ꦧꦭꦱꦤ꧀ꦠꦤꦩꦾꦁꦠꦺꦴꦟ꧀ꦢꦩꦤ꧀ꦠꦿꦶ
ꦱꦶꦤꦎꦱꦤ꧀ꦏꦱꦂꦚ꧉ 

꧑꧘꧉ 
ꦱꦏꦠꦲꦶꦁꦠꦺꦴꦟ꧀ꦢꦩꦤ꧀ꦠꦿꦶꦄꦱꦶꦃ
ꦫꦸꦏꦸꦤ꧀-ꦫꦸꦏꦸꦤ꧀ꦭꦶꦂꦱꦻꦴꦢꦫꦚ
ꦉꦩ꧀ꦥꦸꦫꦶꦤꦼꦥꦶꦁꦫꦠꦸꦤꦼ
ꦩꦩꦸꦊꦤꦶꦫꦠꦸꦭꦸꦱ꧀
ꦢꦠꦤ꧀ꦮꦺꦴꦤ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦏꦁꦩꦤꦃꦗꦻꦭ꧀
ꦱꦏꦾꦼꦃꦤꦶꦁꦧꦭꦏꦸꦱ꧀ꦮ
ꦥꦝꦗꦿꦶꦃꦄꦭꦸꦭꦸꦠ꧀
ꦥꦔꦼꦔꦼꦠꦶꦁꦤꦶꦠꦶꦥꦿꦗ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦁꦠꦸꦁꦏꦸꦭ꧀ꦆꦁꦥꦠꦶꦃꦄꦩ꧀ꦧꦼꦏ꧀ꦱꦸꦢꦩꦶꦂ
ꦏꦼꦤꦼꦁꦱꦟ꧀ꦢꦶꦈꦥꦪ꧉ 

꧑꧙꧉ 
ꦮꦺꦴꦤ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦠꦥꦥꦠꦶꦃꦫꦗꦼꦁꦩꦼꦱꦶꦂ
ꦲꦸꦩꦸꦁꦏꦊꦴꦏꦠꦶꦤ꧀ꦥꦼꦤꦼꦥ
ꦏꦺꦴꦗꦗꦗꦲꦤ꧀ꦮꦱ꧀ꦠꦤꦼ
ꦱꦲꦧꦭꦏꦮꦼꦁꦏꦸ
ꦱꦥꦉꦤ꧀ꦠꦲꦶꦫꦔꦼꦕꦤꦶ
ꦥꦫꦫꦠꦸꦏꦧꦭ
ꦱꦩꦾꦗꦿꦶꦃꦄꦭꦸꦭꦸꦠ꧀
ꦱꦏꦠꦲꦶꦁꦥꦫꦤꦠꦪꦼꦤ꧀ꦱꦼꦮꦏꦱꦶꦤꦩꦸꦢꦤꦼꦁ
ꦤꦸꦭꦾꦱꦶꦤꦩ꧀ꦧꦿꦩ꧉ 

꧒꧐꧉ 
ꦱꦶꦤꦸꦒꦠꦤ꧀ꦏꦾꦼꦲꦶꦁꦠꦺꦴꦟ꧀ꦢꦩꦤ꧀ꦠꦿꦶ
ꦥꦫꦫꦠꦸꦄꦪꦸꦤ꧀ꦄꦱꦼꦧ
ꦠꦶꦤꦶꦮꦸꦏꦤ꧀ꦱꦏꦱꦂꦤꦼ
ꦧꦸꦱꦤꦮꦱ꧀ꦠꦿꦢꦸꦮꦸꦁ
ꦱꦧꦸꦏ꧀ꦒꦺꦴꦟ꧀ꦢꦱꦼꦏꦂꦱꦸꦩꦗꦶ
ꦠꦼꦏꦼꦁꦗꦮꦶꦏꦮꦿꦠꦤ꧀
ꦧꦏ꧀ꦰꦤꦭꦸꦩꦶꦤ꧀ꦠꦸ
ꦱꦩꦩ꧀ꦥꦸꦤꦺꦄꦟ꧀ꦢꦿꦮꦶꦤ
ꦱꦩꦾꦩꦼꦢꦭ꧀ꦄꦱꦼꦮꦏꦱꦿꦶꦧꦸꦥꦠꦶ
ꦏꦺꦴꦗꦭꦶꦩꦪꦼꦁꦮꦸꦤ꧀ꦠꦠ꧀꧈ 

꧒꧑꧉ 
ꦠꦶꦠꦶꦒꦥꦤꦏꦮꦤꦶꦉꦏꦶ
ꦏꦁꦄꦩ꧀ꦧꦼꦏ꧀ꦠꦕꦶꦱ꧀ꦈꦥꦕꦫꦚ
ꦏꦱ꧀ꦏꦸꦭ꧀ꦭꦮꦤ꧀ꦭꦸꦭꦸꦁꦒꦸꦲꦼ
ꦲꦏꦩ꧀ꦥꦸꦃꦮꦱ꧀ꦠꦿꦭꦸꦱꦸꦃ
ꦲꦏꦸꦭꦩ꧀ꦧꦶꦠꦩ꧀ꦧꦭ꧀ꦉꦱ꧀ꦥꦠꦶ
ꦱꦧꦸꦏꦶꦥꦸꦤ꧀ꦏꦊꦏꦃ
ꦱꦩ꧀ꦥꦼꦠꦶꦥꦸꦤ꧀ꦮꦸꦭꦸꦁ
ꦲꦏꦿꦶꦱ꧀ꦭꦟ꧀ꦢꦼꦪꦤ꧀ꦧꦼꦔꦸꦏꦤ꧀ꦢꦼꦚꦥꦠꦶꦃꦏꦠꦸꦁꦏꦸꦭ꧀ꦱꦸꦱꦶꦭꦚꦢꦶ
ꦥꦠꦶꦤꦺꦏꦼꦤꦼꦁꦕꦶꦢꦿ꧉ 

꧒꧒꧉ 
ꦱꦪꦺꦴꦒꦾꦤꦺꦆꦁꦉꦏꦾꦤꦥꦠꦶꦃ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦁꦏꦠꦸꦁꦏꦸꦭ꧀ꦆꦁꦩꦤꦧ꧀ꦠꦸꦁꦒꦭ꧀
ꦫꦱꦤꦤꦺꦆꦁꦏꦉꦴꦤꦼ
ꦗꦿꦺꦴꦤꦶꦁꦠꦾꦱ꧀ꦢꦼꦤ꧀ꦫꦲꦪꦸ
ꦮꦗꦔꦼꦤꦆꦱꦶꦤꦼꦁꦧꦸꦩꦶ
ꦩꦾꦁꦱꦏꦺꦴꦠꦔꦶꦁꦱꦶꦔ
ꦥꦿꦪꦠ꧀ꦤꦼꦁꦥꦏꦼꦮꦸꦃ
ꦲꦮꦪ꧀ꦒꦩ꧀ꦥꦔꦏꦼꦤ꧀ꦩꦺꦴꦁꦱ
ꦪꦼꦤ꧀ꦄꦟ꧀ꦝꦶꦏꦼꦥ꧀ꦒꦗꦃꦧꦤ꧀ꦠꦼꦁ
ꦭꦮꦤ꧀ꦏꦚ꧀ꦕꦶꦭ꧀
ꦢꦼꦤ꧀ꦱꦩꦶꦥꦿꦪꦶꦠ꧀ꦤꦤ꧀ꦠ꧉ 

꧒꧓꧉ 
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦆꦔꦟ꧀ꦢꦼꦭ꧀ꦆꦁꦒꦸꦱ꧀ꦠꦶ
ꦏꦶꦤꦪꦂꦗꦏ꧀ꦰꦢꦼꦤꦶꦁꦱꦁꦤꦠ
ꦢꦼꦤ꧀ꦠꦿꦗꦸꦭꦸꦩꦼꦲꦼ
ꦢꦼꦤ꧀-ꦠꦗꦼꦩ꧀ꦠꦶꦩ꧀ꦧꦔꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦥꦥꦏꦼꦩꦼꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦒꦸꦩꦶꦁꦱꦶꦂ
ꦲꦗꦩꦼꦭꦶꦏ꧀ꦆꦁꦢꦸꦚ
ꦪꦼꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦧꦼꦤꦼꦫꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦲꦮꦪ꧀ꦏꦼꦁꦱꦼꦂꦆꦁꦱꦫꦤ
ꦪꦼꦤ꧀ꦒꦶꦁꦱꦶꦫꦢꦢꦾꦱꦸꦉꦩꦶꦁꦤꦒꦫꦶ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦱꦶꦩ꧀ꦥꦼꦤ꧀ꦮꦼꦭꦱꦤ꧀꧈ 

꧒꧔꧉ 
ꦮꦿꦸꦲꦱꦶꦫꦆꦁꦄꦠꦂꦱꦢꦼꦩꦶ
ꦒꦺꦴꦫꦱꦧ꧀ꦢꦮꦶꦱꦩꦢꦸꦏꦫ
ꦲꦼꦱ꧀ꦠꦿꦶꦄꦪꦸꦕꦼꦟ꧀ꦢꦭꦤꦼ
ꦗꦏ꧀ꦰꦭꦶꦂꦒꦼꦤꦶꦩꦸꦫꦸꦧ꧀
ꦥꦭꦶꦮꦫꦭꦶꦂꦮꦽꦏ꧀ꦰꦄꦏꦶꦁ
ꦗꦗꦼꦤꦼꦁꦏꦢꦶꦠꦸꦩꦁ
ꦮꦁꦮꦤꦼꦥꦩꦸꦮꦸꦱ꧀
ꦏꦸꦏꦸꦱꦶꦥꦸꦤ꧀ꦭꦩꦠ꧀-ꦭꦩꦠ꧀
ꦏꦁꦄꦥꦢꦸꦭꦶꦂꦩꦶꦤꦄꦤꦼꦁꦗꦿꦺꦴꦮꦫꦶꦃ
ꦏꦊꦧꦸꦆꦁꦧꦧꦫ꧉ 

꧒꧕꧉ 
ꦭꦶꦤꦸꦢꦁꦩꦼꦤ꧀ꦠꦱ꧀ꦏꦼꦤꦼꦁꦥꦶꦫꦤ꧀ꦠꦶ
ꦥꦶꦤꦼꦕꦠꦤ꧀ꦒꦶꦤꦶꦫꦃꦆꦁꦠꦺꦴꦪ
ꦢꦼꦤ꧀-ꦧꦼꦫꦱꦶꦃꦏꦸꦏꦸꦩ꧀ꦧꦲꦼ
ꦫꦠꦼꦔꦤꦭꦤ꧀ꦠꦸꦠꦸꦂ
ꦫꦒꦼꦤꦤꦏꦭꦮꦤ꧀ꦱꦻꦢ꧀
ꦥꦁꦒꦔꦼꦤ꧀ꦭꦤ꧀ꦥꦫꦶꦏ꧀ꦰ
ꦒꦺꦴꦢꦺꦴꦒ꧀ꦒꦼꦤꦶꦩꦸꦫꦸꦧ꧀
ꦲꦸꦫꦸꦧꦺꦤꦶꦤꦂꦤꦶꦩꦂꦭ
ꦲꦶꦁꦄꦗꦼꦏ꧀ꦰꦗꦗꦼꦤꦼꦁꦥꦭꦶꦮꦉꦏꦶ
ꦠꦤ꧀ꦢꦺꦴꦫꦱꦼꦠꦾꦼꦁꦤꦠ꧉ 

꧒꧖꧉ 
ꦗꦼꦏ꧀ꦰꦗꦗꦼꦤꦼꦁꦥꦭꦶꦮꦉꦏꦶ
ꦫꦸꦩꦁꦱꦴꦪꦼꦤ꧀ꦱꦶꦤꦶꦭꦃꦱꦧ꧀ꦢ
ꦲꦼꦤꦶꦔꦶꦫꦠꦸꦄꦢꦶꦊ
ꦗꦏ꧀ꦰꦄꦁꦒꦤꦶꦁꦫꦠꦸ
ꦲꦩꦫꦶꦏ꧀ꦰꦱꦶꦁꦱꦤꦒꦫꦶ
ꦱꦽꦩ꧀ꦱꦸꦉꦩꦶꦁꦥꦿꦗ
ꦪꦼꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦧꦼꦤꦼꦫꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦏꦁꦏꦺꦴꦕꦥ꧀ꦆꦁꦤꦶꦠꦶꦥꦿꦗ
ꦤꦶꦱ꧀ꦠꦩꦢꦾꦈꦠꦩꦪꦼꦤ꧀ꦗꦼꦏ꧀ꦰꦌꦤꦶꦁ
ꦠꦤ꧀ꦄꦪꦸꦤ꧀ꦆꦁꦫꦸꦫꦸꦧ꧉ 

꧒꧗꧉ 
ꦩꦢꦾꦤꦶꦁꦗꦼꦏ꧀ꦰꦭꦩꦸꦤ꧀ꦭꦸꦩꦶꦫꦶꦁ
ꦲꦠꦫꦶ-ꦠꦫꦶꦄꦠꦠꦉꦤꦤ꧀
ꦲꦩꦿꦶꦃꦧꦼꦤꦼꦂ
ꦲꦶꦁꦮꦺꦴꦁꦄꦏꦼꦃ
ꦱꦏꦾꦼꦃꦤꦶꦁꦗꦏ꧀ꦰꦥꦸꦁꦏꦸꦂ
ꦲꦁꦫꦶꦫꦶꦔꦢꦼꦚꦩꦼꦠ꧀ꦄꦱꦶꦭ꧀
ꦏꦢꦾꦩꦼꦫꦁꦆꦔꦺꦴꦧꦂ
ꦱꦶꦤꦼꦧꦂꦆꦁꦫꦤꦸ
ꦭꦶꦂꦥꦒꦸꦭ꧀ꦢꦼꦚꦩꦼꦠ꧀ꦩꦺꦴꦁꦱ
ꦗꦿꦺꦴꦤꦶꦁꦠꦺꦴꦪꦗꦼꦩ꧀ꦧꦉꦢꦼꦤ꧀ꦢꦭꦗꦲꦶ
ꦠꦤ꧀ꦭꦶꦪꦤ꧀ꦱꦏꦶꦁꦠꦺꦴꦪ꧉ 

꧒꧘꧉ 
ꦤꦶꦱ꧀ꦠꦚꦭꦩꦸꦤ꧀ꦗꦼꦏ꧀ꦰꦩꦶꦫꦤ꧀ꦠꦶ
ꦲꦫꦏꦶꦠ꧀ꦧꦱꦏꦿꦩꦤꦶꦁꦕꦶꦢꦿ
ꦲꦤꦸꦤꦸꦮꦺꦠꦤ꧀ꦄꦱꦼꦫꦃ
ꦲꦭꦶꦔꦤ꧀ꦆꦁꦒꦸꦩꦸꦁꦒꦸꦁ
ꦲꦥꦱꦶꦫꦠꦏꦪꦩꦩꦶ
ꦢꦼꦚꦄꦩꦼꦠ꧀ꦥꦱꦶꦭꦤ꧀
ꦱꦗꦿꦺꦴꦤꦶꦁꦄꦭꦸꦁꦒꦸꦃ
ꦧꦸꦏ꧀ꦠꦶꦤꦺꦢꦻꦴꦤ꧀ꦱꦊꦩ꧀ꦧꦂ
ꦲꦶꦪꦢꦼꦤꦶꦁꦠꦤꦼꦩꦤ꧀ꦏꦁꦢꦼꦤ꧀-ꦸꦭꦲꦶ
ꦲꦔꦸꦭꦥ꧀ꦧꦮꦤꦶꦁꦭꦾꦤ꧀꧈ 

꧒꧙꧉ 
ꦄꦏꦼꦃꦧꦮꦤꦺꦮꦺꦴꦁꦄꦩꦼꦠ꧀ꦏꦱꦶꦭ꧀
ꦥꦚꦫꦶꦏꦤ꧀ꦄꦭꦶꦔꦤ꧀ꦏꦉꦴꦥꦏ꧀
ꦥꦸꦕꦸꦏꦶꦁꦥꦔꦺꦴꦠ꧀ꦥꦩꦼꦠꦼ
ꦱꦫꦠꦶꦭꦶꦔꦤ꧀ꦄꦁꦏꦸꦱ꧀
ꦥꦟ꧀ꦢꦺꦌꦩꦱ꧀ꦄꦭꦶꦔꦤ꧀ꦄꦒ꧀ꦤꦶ
ꦱꦸꦁꦒꦶꦁꦄꦭꦶꦔꦤ꧀ꦮꦤꦂ
ꦭ꧀ꦮꦶꦫꦶꦁꦠꦸꦮꦧꦸꦫꦸ
ꦩꦭꦃꦩꦸꦁꦄꦤꦶꦭꦶꦃꦮꦤ꧈  ꦈꦥꦩꦤꦼ
ꦲꦔꦶꦢꦁꦮꦿꦸꦃꦄꦚ꧀ꦗꦫꦶꦔꦶ
ꦲꦩꦱꦁꦏꦭꦶꦠꦶꦢ꧉ 

꧓꧐꧉ 
ꦄꦒꦸꦁꦄꦭꦶꦠ꧀ꦩꦾꦁꦠꦶꦠꦶꦟ꧀ꦢꦶꦃꦮꦸꦏꦶꦂ
ꦩꦪ-ꦩꦪꦢꦼꦚꦔꦸꦁꦱꦶꦒꦸꦤ
ꦮꦤꦼꦃꦄꦭꦶꦔꦤ꧀ꦠꦥꦤꦼ
ꦠꦸꦁꦒꦭ꧀ꦏꦁꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦠꦼꦤꦸꦁ
ꦏꦢꦶꦥꦼꦏ꧀ꦰꦶꦏꦽꦟ꧀ꦢꦠꦸꦩꦶꦭꦶꦁ
ꦢꦼꦚꦄꦩꦼꦠ꧀ꦏꦱꦧ꧀
ꦭꦶꦂꦩꦶꦤꦒꦼꦒꦼꦚ꧀ꦗꦺꦴꦁꦊꦩꦼꦱꦶꦁꦫꦒꦭꦶꦠ꧀
ꦤꦸꦁꦏꦼꦭꦁꦠꦗꦶꦚ꧉ 

ꦕ꧀꧈  ꦩ꧀ꦧꦒꦶꦮꦼꦤꦁ

꧓꧑꧉ 
ꦌꦔꦼꦠ꧀-ꦼꦔꦼꦠꦼꦤ꧀ꦏꦿꦩꦤꦺꦢꦢꦶ
ꦲꦠ꧀ꦮꦠꦸꦁꦏꦸꦭ꧀ꦆꦁꦱꦸꦏꦏꦮꦶꦪꦂꦤ꧀
ꦢꦼꦤ꧀ꦮꦿꦸꦃꦥꦿꦤꦠꦤꦶꦁꦫꦗꦼ
ꦠꦠꦠꦶꦠꦶꦤꦶꦁꦫꦠꦸ
ꦲꦶꦁꦏꦁꦭꦸꦩꦿꦃꦆꦁꦱꦤꦒꦫꦶ
ꦱꦫꦶꦔꦼꦤ꧀ꦗꦿꦺꦴꦤꦶꦁꦤꦭ
ꦭꦸꦩꦿꦃꦠꦼꦏꦼꦁꦢꦸꦱꦸꦤ꧀
ꦱꦸꦧꦏꦿꦩꦤꦶꦔꦶꦁꦱꦫꦶꦫ
ꦲꦮꦪ꧀ꦱꦤꦏ꧀ꦭꦤ꧀ꦢꦸꦗꦂꦤꦄꦮꦪ꧀ꦏꦺꦴꦁꦱꦶ
ꦏꦶꦢꦁꦏꦫꦶꦄꦭꦱ꧀ꦚ꧉ 

꧓꧒꧉ 
ꦄꦥꦉꦏ꧀ꦏꦭꦮꦤ꧀ꦮꦺꦴꦁꦱꦶꦤꦼꦭꦶꦂ
ꦏꦁꦏꦥꦉꦏ꧀ꦢꦼꦤꦶꦫꦤꦠ
ꦧꦼꦧꦼꦠ꧀ꦚꦏꦸꦭ꧀ꦭꦧꦁꦱꦤꦼ
ꦥꦭꦤꦺꦪꦼꦤ꧀ꦄꦩꦸꦮꦸꦱ꧀
ꦪꦼꦤ꧀ꦏꦮꦼꦠꦸꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦭꦶꦁꦒꦶꦲꦶ
ꦏꦢꦶꦏꦼꦁꦱꦼꦂꦆꦁꦱꦶꦔ
ꦱꦁꦤꦠꦄꦤꦸꦠ꧀
ꦏꦼꦁꦱꦼꦫꦶꦁꦱꦶꦔꦄꦒꦭꦏ꧀
ꦏꦁꦢꦼꦤ꧀ꦩꦺꦴꦁꦱꦪꦼꦏ꧀ꦠꦶꦤꦒꦧꦺꦴꦒꦤꦼꦏꦶ
ꦮꦶꦗ-ꦮꦶꦗꦥꦸꦠꦿꦚ꧉ 

꧓꧓꧉ 
ꦥꦿꦠꦩꦤꦶꦁꦗꦤ꧀ꦩꦏꦁꦱꦶꦤꦼꦭꦶꦂ
ꦲꦔꦮꦸꦭꦆꦁꦥꦿꦧꦸꦱꦠ꧀ꦩꦠ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦭꦁꦒꦤꦼꦁꦏꦱꦂꦤꦼ
ꦏꦶꦤꦼꦤꦱꦶꦫꦩꦼꦁꦏꦸꦭ꧀
ꦲꦶꦁꦒꦸꦭꦸꦤꦺꦱꦶꦔꦢꦼꦤ꧀ꦄꦒ꧀ꦭꦶꦱ꧀
ꦫꦁꦏꦸꦊꦤ꧀ꦄꦗꦏꦼꦩ꧀ꦧ
ꦪꦼꦤ꧀ꦏꦶꦤꦼꦤ꧀ꦄꦔꦩ꧀ꦧꦸꦁ
ꦥꦶꦥꦶꦤꦶꦁꦤꦒꦄꦔꦼꦭꦏ꧀
ꦤꦸꦭꦾꦩ꧀ꦧꦸꦔꦼꦤ꧀ꦄꦪ꧀ꦮꦒꦸꦩꦶꦁꦱꦶꦂꦆꦁꦄꦠꦶ
ꦃꦱꦻꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦠꦸꦏ꧀ꦗꦼꦤꦼꦔꦶꦁꦥꦿꦗ꧉ 

꧓꧔꧉ 
ꦮꦶꦗꦠꦸꦮꦸꦃꦥꦠꦿꦠꦶꦏ꧀ꦰ꧀ꦤꦭꦸꦔꦶꦢ꧀
ꦲꦒ꧀ꦭꦂꦆꦁꦱꦶꦫꦏꦶꦤꦼꦤ꧀ꦤꦫꦗꦁ
ꦠꦿꦗꦔꦼꦤ꧀ꦄꦗꦱꦸꦮꦼ
ꦠꦤ꧀ꦄꦤꦧꦪꦶꦤꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦤꦢꦾꦤ꧀ꦱꦶꦫꦠꦸꦩꦼꦏꦼꦁꦥꦠꦶ
ꦲꦩꦁꦒꦶꦃꦏꦫꦲꦗꦂꦤ꧀
ꦲꦶꦁꦢꦼꦭꦲꦤ꧀ꦧꦼꦱꦺꦴꦏ꧀
ꦲꦁꦫꦱꦴꦥꦏꦺꦴꦤꦶꦁꦲ꧀ꦪꦁ
ꦤꦠꦥꦿꦧꦸꦏꦶꦤꦪꦂꦗꦭꦤꦶꦁꦱꦶꦃ
ꦢꦩꦂꦩꦺꦴꦤꦏꦼꦮꦭ꧉ 

꧓꧕꧉ 
ꦌꦭꦶꦁꦥꦏꦼꦭꦶꦁꦄꦮꦪ꧀ꦠꦭꦭꦶ
ꦲꦶꦁꦢꦸꦢꦸꦒꦏꦭꦮꦤ꧀ꦥꦿꦪꦺꦴꦒ
ꦥꦶꦤꦼꦠ꧀ꦱꦏꦶꦁꦥꦤꦼꦔꦉ
ꦩꦾꦁꦕꦶꦥ꧀ꦠꦤꦠꦼꦁꦱꦼꦩꦸ
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦮꦺꦴꦤ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦈꦗꦸꦔꦤ꧀ꦆꦁꦭꦶꦁ
ꦒꦸꦠꦸꦏ꧀ꦊꦴꦂꦏꦼꦤꦮꦼꦠꦤ꧀
ꦏꦸꦊꦴꦤ꧀ꦏꦼꦤꦏꦶꦢꦸꦭ꧀
ꦲꦼꦁꦒꦺꦴꦏ꧀ꦮꦁꦱꦸꦭ꧀ꦄꦩꦶꦏꦼꦤ
ꦏꦼꦢꦥ꧀-ꦏꦼꦢꦥ꧀ꦏꦺꦴꦕꦏꦶꦁꦤꦼꦠꦿꦭꦤ꧀ꦄꦭꦶꦱ꧀
ꦮꦸꦱ꧀ꦏꦱꦂꦮꦶꦱꦏꦿꦩ꧉ 

꧓꧖꧉ 
ꦠꦠꦿꦥꦶꦁꦠꦾꦱ꧀ꦮꦿꦸꦃꦏꦁꦥꦶꦤꦶꦭꦶꦃ
ꦶꦁꦱꦸꦗꦤꦮꦶꦒ꧀ꦤꦼꦁꦥꦫꦲꦶꦠ
ꦭꦸꦩꦪꦩꦶꦤꦸꦭꦢꦶꦭꦶꦢꦼ
ꦱꦟ꧀ꦢꦶꦤꦶꦁꦏꦿꦢꦤꦼꦩ꧀ꦥꦸꦃ
ꦱꦲꦒꦟ꧀ꦢꦥꦿꦤꦤꦶꦁꦄꦏ꧀ꦰꦶ
ꦩꦸꦤꦃ-ꦩꦸꦤꦃꦏꦿꦩ
ꦱꦌꦏꦤꦶꦁꦒꦸꦪꦸ
ꦥꦿꦕꦫꦎꦤꦼꦁꦱꦢꦶꦤ
ꦤꦶꦫꦤ꧀ꦠꦫꦱꦺꦴꦧꦱꦺꦴꦧꦤꦶꦫꦄꦩꦿꦶꦃ
ꦧꦾꦏ꧀ꦏꦿꦱꦮꦶꦱꦏꦿꦩ꧉ 

꧓꧗꧉ 
ꦢꦩꦂꦢꦩꦂꦆꦁꦄꦱꦧꦥꦸꦫꦶ
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦆꦔꦟ꧀ꦢꦼꦭꦱꦧꦥꦸꦫ
ꦢꦼꦤ꧀ꦏꦢꦶꦮꦤꦱꦺꦴꦚꦤꦼ
ꦄꦁꦭꦶꦭ-ꦔꦶꦭꦩꦔꦸ
ꦱꦶꦤꦂꦏꦼꦤꦫꦱꦤꦶꦁꦄꦠꦶ
ꦗꦸꦩꦼꦤ꧀ꦥꦤꦶꦁꦒꦭꦶꦫ
ꦕꦼꦊꦏꦼꦤꦼꦁꦫꦠꦸ
ꦱꦏꦠꦲꦺꦏꦁꦏꦮꦸꦪꦂꦤ꧀
ꦠꦸꦁꦒꦊꦤꦭꦤ꧀ꦮꦤꦂꦤꦶꦁꦱꦿꦶꦧꦸꦥꦠꦶ
ꦪꦼꦏꦸꦮꦶꦒ꧀ꦚꦤꦶꦁꦤꦠ꧉ 

꧓꧘꧉ 
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦄꦫꦏꦼꦠ꧀ꦢꦼꦤꦶꦁꦥꦮꦼꦱ꧀ꦠꦿꦶ
ꦗꦿꦺꦴꦤꦶꦁꦥꦸꦫꦪꦼꦏꦸꦩꦢꦸꦮꦶꦱ
ꦲꦼꦱ꧀ꦠ꧀ꦂꦥꦸꦫꦱꦏꦱꦂꦤꦼ
ꦲꦼꦱ꧀ꦠꦿꦶꦱꦊꦴꦏꦤꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦠꦶꦠꦂꦱꦸꦢꦱꦒꦫꦄꦒ꧀ꦤꦶ
ꦧꦃꦤꦶꦮꦽꦱꦄꦔꦫꦁ
ꦥꦸꦱ꧀ꦥꦮꦶꦒꦸꦤꦼꦏꦸ
ꦲꦤ꧀ꦠꦾꦮꦶꦊꦮꦶꦭ꧀ꦮꦶꦮꦂ,ꦶꦫ
ꦠꦶꦠꦂꦧꦚꦸꦱꦒꦫꦮꦸꦱ꧀ꦄꦔꦫꦤꦶ
ꦠꦤ꧀ꦮꦉꦒ꧀ꦢꦼꦤꦼꦁꦠꦺꦴꦪ꧉ 

꧓꧙꧉ 
ꦧꦃꦤꦶꦠꦤ꧀ꦮꦉꦒ꧀ꦆꦁꦏꦪꦸꦄꦏꦶꦁ
ꦮꦸꦱ꧀ꦥꦟ꧀ꦢꦶꦠꦒꦸꦤꦏꦒꦸꦤꦚ
ꦲꦤ꧀ꦠꦾꦮꦶꦊꦮꦶꦃꦏꦱꦂꦤꦼ
ꦩꦾꦁꦮꦶꦏꦸꦥꦟ꧀ꦢꦶꦠꦒꦸꦁ
ꦤꦺꦴꦫꦤꦤꦮꦉꦒ꧀ꦆꦁꦔꦼꦭ꧀ꦩꦶ
ꦩꦁꦏꦤꦆꦁꦮꦤꦶꦠ
ꦠꦤ꧀ꦄꦩꦶꦭꦶꦃꦏꦏꦸꦁ
ꦏꦏꦸꦁꦠꦤ꧀ꦄꦤꦩ꧀ꦥꦶꦏ꧀ꦆꦁꦢꦾꦃ
ꦮꦶꦱꦤꦶꦥꦸꦤ꧀ꦏꦏꦸꦁꦄꦫꦏꦼꦠ꧀ꦥꦮꦼꦱ꧀ꦠꦿꦶ
ꦪꦼꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦠꦗꦼꦩ꧀ꦆꦁꦥꦿꦗ꧉ 

꧔꧐꧉ 
ꦏꦢꦶꦱꦼꦭꦥꦁꦒꦫꦶꦱꦤ꧀ꦫꦸꦏꦶꦩꦶ
ꦠꦼꦒꦸꦃꦠꦸꦲꦸꦱꦸꦔꦤꦢꦤ
ꦶꦁꦫꦶꦏꦸꦉꦏꦺꦥꦮꦺꦴꦉ
ꦱꦫꦱꦤꦺꦏꦠꦼꦩꦸ
ꦒꦠꦿ-ꦒꦠꦿꦱꦸꦱꦃꦏꦁꦄꦠꦶ
ꦲꦚꦶꦥ꧀ꦠꦤꦺꦴꦫꦤꦠꦾ
ꦠꦸꦮꦶꦤ꧀ꦪꦼꦤ꧀ꦄꦩꦸꦁꦱꦸꦃ
ꦢꦼꦤꦶꦁꦮꦤꦶꦠꦤ꧀ꦠꦾꦩꦸꦏꦾ
ꦏꦁꦠꦶꦤꦺꦴꦲꦤ꧀
ꦠꦶꦤꦸꦏꦸꦏꦭꦮꦤ꧀ꦗꦸꦫꦶꦠ꧀
ꦠꦤ꧀ꦌꦠꦁꦥꦠꦾꦤ꧀ꦥꦶꦤꦠꦾꦤ꧀꧈ 

꧔꧑꧉ 
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦫꦶꦤꦼꦏꦥꦮꦼꦱ꧀ꦠꦿꦶ
ꦏꦶꦤꦪꦂꦤ꧀ꦒꦼꦢꦺꦴꦁꦢꦼꦤꦶꦁꦱꦁꦤꦠ
ꦱꦩꦸꦤꦶꦫꦢꦼꦤ꧀ꦄꦭꦸꦩꦼꦃ
ꦢꦼꦤ꧀ꦭꦶꦭꦆꦁꦱꦏꦪꦸꦤ꧀
ꦩꦾꦁꦱꦊꦴꦏꦤꦶꦫꦏꦥꦁꦒꦶꦃ
ꦢꦢꦶꦒꦮꦂ,ꦥꦮꦶꦠꦤ꧀
ꦤꦼꦠꦾꦤꦶꦉꦁꦏꦏꦸꦁ
ꦲꦁꦫꦱꦴꦪꦼꦤ꧀ꦄꦩꦸꦁꦱꦸꦃ
ꦢꦼꦤꦶꦁꦮꦤꦶꦠꦤ꧀ꦠꦾꦩꦸꦏꦾ
ꦏꦁꦠꦶꦤꦺꦴꦲꦤ꧀
ꦠꦶꦤꦸꦏꦸꦏꦭꦮꦤ꧀ꦗꦸꦫꦶꦠ꧀
ꦠꦤ꧀ꦌꦠꦁꦥꦠꦾꦤ꧀ꦥꦶꦤ꧀ꦠꦾꦤ꧀꧈ 

꧔꧒꧉ 
ꦄꦗ꧀ꦮꦔꦁꦒꦺꦮꦱ꧀ꦠꦿꦆꦁꦏꦁꦄꦢꦶ
ꦔꦁꦒꦼꦪꦭꦁꦱꦫꦤ꧀ꦱꦢꦶꦤ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦄꦮꦶꦫꦒꦩꦁꦏꦼ
ꦭꦮꦤ꧀ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦄꦏꦸꦱꦸꦠ꧀
ꦢꦼꦤ꧀ꦥꦿꦱꦼꦠꦾꦆꦁꦩꦤꦃꦄꦁꦭꦶꦃ
ꦱꦗꦶ-ꦱꦗꦶꦏꦱꦂ
ꦤꦶꦫꦱꦁꦎꦴꦭꦸꦤ꧀
ꦤꦶꦭꦶꦏ꧀ꦠꦶꦭꦶꦏꦼꦤ꧀ꦗꦿꦺꦴꦥꦸꦫ
ꦢꦼꦤ꧀ꦏꦉꦏ꧀ꦰꦈꦭꦃꦏꦮꦤꦼꦤ꧀ꦗꦿꦺꦴꦥꦸꦫꦶ
ꦱꦩꦥ꧀ꦠꦤꦼꦤ꧀ꦆꦁꦏꦱꦂ꧉ 

꧔꧓꧉ 
ꦮꦶꦧꦸꦲꦶꦁꦢꦸꦚꦄꦩ꧀ꦧꦼꦏ꧀ꦠꦭꦭꦶꦱ꧀
ꦏꦼꦢꦥꦶꦁꦠꦾꦱ꧀ꦱꦶꦤꦸꦏꦤ꧀ꦱꦫꦤ
ꦒꦸꦩꦸꦁꦒꦸꦁꦠꦤ꧀ꦮꦿꦶꦤ꧀ꦩꦸꦭꦤꦼ
ꦊꦒꦈꦩ꧀ꦥꦼꦒꦶꦁꦏꦪꦸꦤ꧀
ꦢꦼꦤꦺꦢꦼꦉꦁꦩꦤꦃꦏꦁꦗꦠꦶ
ꦁꦒꦸꦔꦏꦼꦤ꧀ꦱꦱꦶꦫ
ꦩꦸꦁꦏꦸꦉꦁꦫꦲꦪꦸ
ꦒꦶꦁꦱꦶꦫꦶꦁꦄꦥꦮꦺꦴꦁ-ꦱꦤꦏ꧀
ꦏꦁꦏꦢꦸꦭꦸꦩꦤꦶꦱꦶꦁꦉꦠ꧀ꦤꦱꦏꦸꦟ꧀ꦢꦿꦶ
ꦒꦸꦩꦶꦮꦁꦆꦁꦥꦿꦱꦼꦠꦾ꧉ 

꧔꧔꧉ 
ꦱꦸꦢꦿ-ꦱꦸꦢꦿꦤꦶꦁꦏꦁꦕꦶꦢꦿꦱꦶꦁꦒꦶꦃ
ꦥꦥꦆꦁꦥꦥꦥꦶꦤꦥꦆꦁꦫꦠ꧀
ꦭꦶꦂꦢꦁꦢꦁꦄꦩꦺꦴꦁꦱꦮꦁꦏꦼ
ꦩꦸꦁꦒꦼꦁꦱꦼꦠꦿꦄꦔꦸꦮꦸꦃ
ꦩꦼꦚ꧀ꦕꦺꦴꦏ꧀ꦆꦁꦥꦁꦫꦒꦱ꧀ꦠꦸꦂꦄꦏꦶꦁ
ꦠꦸꦂꦱꦪꦂꦄꦁꦒꦫꦸꦢ
ꦮꦤ꧀ꦏꦼꦚꦢꦼꦤ꧀-ꦒꦶꦭꦸꦠ꧀
ꦠꦸꦩꦶꦭꦶꦁꦱꦪꦂꦄꦁꦭꦪꦁ
ꦭꦶꦚ꧀ꦕꦏ꧀-ꦭꦶꦚ꧀ꦕꦏ꧀ꦢꦼꦤ꧀ꦄꦤ꧀ꦠꦸꦤ꧀ꦥꦔꦤꦼꦉꦏꦶ
ꦩꦼꦢꦸꦤ꧀ꦄꦤꦸꦕꦸꦏ꧀ꦱꦶꦁꦒꦠ꧀꧈ 

꧔꧕꧉ 
ꦏꦮꦿꦸꦲꦤꦆꦁꦢꦸꦚꦥꦸꦤꦶꦏꦶ
ꦲꦶꦁꦏꦁꦢꦢꦶꦮꦶꦒꦼꦤꦤꦶꦁꦫꦒ
ꦪꦼꦤ꧀ꦭꦸꦥꦸꦠꦥꦿꦏꦫꦤꦼ
ꦭꦶꦂꦏꦼꦩ꧀ꦧꦁꦥꦭ꧀ꦮꦺꦫꦤꦸ
ꦢꦢꦾꦭꦧꦸꦃꦥꦭ꧀ꦮꦚꦩꦶꦫꦶꦁ
ꦒꦺꦴꦚ꧀ꦗꦶꦁꦏꦠꦼꦩ꧀ꦥꦸꦃꦔꦭꦁ
ꦲꦺꦴꦩ꧀ꦧꦏ꧀ꦄꦒ꧀ꦒꦸꦁꦤꦼꦩ꧀ꦥꦸꦃ
ꦥꦿꦪꦺꦴꦒꦤꦺꦢꦧꦺꦂꦄꦠꦂ
ꦥꦿꦶꦪꦼꦤ꧀ꦢꦢꦶꦭꦪꦂꦏꦩꦶꦢꦶꦤꦶꦁꦄꦩꦿꦶꦃ
ꦥꦿꦥ꧀ꦠꦆꦁꦏꦁꦱꦼꦤꦼꦢꦾ꧉ 

ꦢ꧀꧈  ꦠꦁꦒꦸꦲꦶꦁꦧꦶꦉꦴꦏꦿꦱꦶ

꧔꧖꧉ 
ꦌꦮꦸꦃꦆꦁꦢꦸꦚꦪꦼꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦏꦭꦶꦁꦭꦶꦁ
ꦏꦧ-ꦏꦧꦆꦔꦏ꧀ꦰꦶꦏꦮꦸꦪꦂꦤ꧀
ꦢꦼꦉꦁꦮꦿꦸꦃꦪꦠꦼꦁꦱꦁꦏꦤꦼ
ꦧꦿꦲꦭꦩꦸꦁꦒꦼꦁꦠꦸꦮꦸꦃ
ꦭꦶꦭꦶꦚꦺꦴꦏꦤ꧀ꦢꦼꦤꦶꦫꦄꦁꦭꦶꦁ
ꦒꦸꦩꦸꦁꦒꦸꦁꦱꦥꦱꦶꦫ
ꦠꦤ꧀ꦏꦪꦏꦢꦶꦁꦱꦸꦤ꧀
ꦏꦼꦧꦼꦏ꧀ꦩꦠꦶꦁꦠꦶꦁꦩꦸꦠꦶꦁꦏꦿꦏ꧀
ꦭꦩꦸꦒꦮꦄꦩꦿꦶꦃꦏꦊꦴꦏꦼꦁꦱꦧꦸꦩꦶ
ꦲꦠꦂꦤꦺꦢꦢꦶꦥꦶꦏꦠ꧀

꧔꧗꧉ 
ꦢꦠꦤ꧀ꦩꦁꦏꦤꦏꦁꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦱꦶꦁꦒꦶꦃ
ꦠꦤ꧀ꦏꦸꦩꦼꦢꦥ꧀ꦠꦶꦁꦒꦊꦆꦁꦢꦸꦚ
ꦱꦸꦒꦶꦃꦢꦠꦤ꧀ꦥꦢꦸꦢꦸꦮꦼ
ꦠꦸꦲꦸꦄꦗꦼꦁꦂꦠꦸꦮꦸꦃ
ꦶꦁꦥꦿꦗꦏꦱꦸꦱꦶꦭꦚ
ꦲꦱꦶꦭꦸꦩꦤ꧀ꦆꦁꦧꦺꦴꦒꦮꦱ꧀ꦠꦿꦥꦮꦼꦱ꧀ꦠꦿꦶ
ꦥꦌꦱꦤꦶꦁꦤꦉꦟ꧀ꦢꦿ꧉ 

꧔꧘꧉ 
ꦒꦠꦶ-ꦒꦠꦶꦥꦿꦤꦠꦄꦠꦶꦠꦶ
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦏꦶꦤꦪꦂꦏꦺꦴꦁꦏꦺꦴꦤꦤ꧀
ꦲꦶꦏꦸꦄꦥꦿꦶꦁꦒꦠꦶꦟ꧀ꦢꦏꦼ
ꦲꦶꦩ꧀ꦧꦕꦫꦤꦶꦁꦫꦠꦸ
ꦲꦤꦩ꧀ꦧꦢꦏꦱꦂꦚꦩꦼꦱꦶ
ꦫꦏꦶꦠꦼꦤ꧀ꦱꦼꦩꦸꦤꦶꦫ
ꦲꦁꦫꦱꦴꦱꦿꦶꦧꦸꦥꦠꦶ
ꦱꦭꦶꦤꦶꦁꦂꦥꦿꦏꦫꦚ꧉ 

꧔꧙꧉ 
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦄꦔꦸꦠꦸꦱ꧀ꦄꦩꦮꦶ
ꦭꦪꦁꦥꦸꦥꦸꦕꦸꦏꦶꦁꦢꦸꦫꦥꦿꦗ
ꦢꦼꦤ꧀ꦏꦮꦼꦁꦏꦸꦥꦶꦊꦥꦱꦼ
ꦠꦶꦟ꧀ꦢꦏꦺꦢꦼꦤ꧀ꦏꦢꦸꦭꦸ
ꦲꦮꦪ꧀ꦱꦶꦫꦔꦸꦩ꧀ꦧꦂꦥꦿꦤꦶꦠꦶ
ꦲꦶꦁꦮꦠꦫꦢꦸꦢꦸꦒ
ꦥꦿꦗꦒꦢꦼꦤ꧀-ꦏꦼꦠꦸꦁ
ꦲꦶꦏꦸꦠꦿꦥꦶꦁꦤꦶꦠꦶꦥꦿꦗ
ꦪꦼꦤ꧀ꦆꦔꦸꦠꦸꦱ꧀ꦄꦔꦩ꧀ꦧꦃꦭꦶꦪꦤꦒꦫꦶ
ꦤꦒꦫꦭꦾꦤ꧀ꦱꦱ꧀ꦩꦶꦠ꧉ 

꧕꧐꧉ 
ꦄꦟ꧀ꦝꦶꦔꦶꦤꦼꦤꦺꦴꦊꦴꦏꦢꦼꦤ꧀ꦠꦶꦠꦶ
ꦲꦩꦼꦁꦏꦸꦮꦱꦏꦶꦁꦄꦮꦏꦶꦫ
ꦥꦿꦥ꧀ꦠꦩꦿꦶꦁꦥꦿꦗꦤꦺꦢꦼꦮꦼꦏ꧀
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦮꦶꦱ꧀ꦫꦮꦸꦃ
ꦶꦁꦗꦗꦲꦤ꧀ꦩꦾꦁꦠꦼꦥꦶꦱ꧀ꦆꦫꦶꦁ
ꦲꦁꦫꦸꦔꦸꦏꦼꦤꦮꦠꦂ
ꦢꦼꦤ꧀ꦫꦒꦶꦄꦱꦩꦸꦤ꧀
ꦲꦶꦁꦱꦼꦩꦸꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦄꦱꦩꦂ
ꦲꦮꦪ꧀ꦩꦼꦠꦸꦆꦁꦠꦸꦠꦸꦏ꧀ꦢꦼꦤꦶꦫꦄꦩꦿꦶꦃ
ꦠꦥꦶꦁꦠꦶꦟ꧀ꦢꦏ꧀ꦭꦶꦂꦄꦁꦱ꧉ 

꧕꧑꧉ 
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦄꦢꦽꦱ꧀ꦄꦁꦒꦸꦥꦶꦠꦄꦁꦭꦶꦁ
ꦲꦱꦿꦶꦁꦒꦸꦩꦸꦪꦸꦆꦭꦁꦠꦶꦠꦶꦚ
ꦱꦶꦒꦸꦁꦏꦱꦶꦒꦸꦒ꧀ꦠꦼꦩꦲꦼ
ꦩꦁꦏꦤꦪꦼꦤ꧀ꦮꦸꦱ꧀ꦫꦮꦸꦃ
ꦲꦶꦁꦤꦒꦫꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦉꦱ꧀ꦥꦠꦶ
ꦠꦤ꧀ꦥꦼꦤ꧀ꦠꦶꦟ꧀ꦢꦏ꧀ꦭꦏꦸꦚ
ꦮꦪ꧀ꦤꦺꦴꦭꦶꦃꦥꦁꦏꦸꦂ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦄꦩꦶꦕꦉꦁꦩꦒꦂ
ꦭꦪꦔꦶꦫꦌꦩ꧀ꦧꦤꦼꦤ꧀ꦏꦭꦮꦤ꧀ꦱꦩꦶꦂ
ꦠꦥꦶꦁꦠꦶꦟ꧀ꦢꦏ꧀ꦭꦶꦂꦄꦁꦱ꧉ 

꧕꧒꧉ 
ꦈꦭꦠꦶꦫꦢꦼꦤ꧀ꦢꦥꦂꦄꦩꦤꦶꦱ꧀
ꦥꦔꦸꦕꦥꦶꦫꦢꦼꦤ꧀ꦠꦶꦧꦼꦁꦩꦢꦾ
ꦢꦼꦤ꧀ꦄꦠꦩ꧀ꦧꦸꦃꦄꦪ꧀ꦮꦒꦸꦥꦼ
ꦲꦶꦁꦱꦼꦩꦸꦢꦼꦤ꧀ꦄꦫꦸꦲꦸꦂ
ꦪꦼꦤ꧀ꦠꦶꦤꦩ꧀ꦥꦤ꧀ꦭꦪꦔꦼꦉꦏꦶꦢꦼꦁꦄꦁꦫꦶꦫꦶꦔꦼꦤ꧀ꦤꦭ
ꦪꦆꦏꦸꦥꦏꦼꦮꦸꦃ
ꦸꦥꦩꦤꦺꦭꦶꦂꦄꦤ꧀ꦠꦶꦒ
ꦲꦶꦔꦥꦶꦠ꧀ꦆꦁꦱꦼꦭꦱꦸꦩꦪꦄꦠꦶꦂ
ꦗꦧꦁꦩꦔꦶꦊꦴꦗꦸꦫꦁ

꧕꧓꧉ 
ꦠꦸꦫꦸꦏꦼꦤꦭꦪꦔꦶꦉꦏꦶ
ꦢꦼꦤ꧀ꦏꦢꦶꦥꦏ꧀ꦰꦶꦠꦼꦏꦆꦁꦠꦮꦁ
ꦲꦁꦭꦪꦁꦩꦼꦚ꧀ꦕꦺꦴꦏ꧀ꦄꦊꦉꦤ꧀
ꦲꦶꦁꦠꦲꦼꦤ꧀ꦱꦼꦏꦫꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦠꦸꦚ꧀ꦗꦸꦁ-ꦠꦸꦚ꧀ꦗꦸꦁꦠꦼꦭꦒꦱꦫꦶ
ꦶꦧꦼꦏ꧀ꦩꦢꦸꦤꦺꦏꦼꦤ꧀ꦠꦂ
ꦏꦧꦾꦏ꧀ꦠꦤ꧀ꦠꦸꦩꦶꦪꦸꦁ
ꦠꦸꦩꦩ꧀ꦥꦆꦁꦮꦶꦭꦥꦚ
ꦏꦁꦥꦶꦤꦫꦤ꧀ꦥꦿꦶꦲꦼꦤ꧀ꦱꦸꦏꦤꦶꦫꦮꦿꦶꦤ꧀ꦮꦿꦶꦤ꧀
ꦢꦸꦒ-ꦢꦸꦒꦮꦶꦭꦱ꧉ 

꧕꧔꧉ 
ꦥꦉꦏꦼꦤꦭꦤ꧀ꦢꦺꦴꦲꦼꦤꦆꦁꦱꦶꦃ꧈  ꦏꦉꦏꦼꦠꦤ
ꦱꦏꦶꦁꦏꦢꦺꦴꦮꦤ꧀ꦱꦶꦫꦠꦤ꧀ꦥꦭꦶꦁ-ꦭꦶꦁ
ꦲꦮꦪ꧀ꦏꦧꦼꦤ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦒꦼꦭꦂ
ꦒꦶꦤꦸꦠꦸꦏ꧀ꦊꦴꦂꦏꦶꦢꦸꦭ꧀
ꦩꦔꦸꦊꦴꦤ꧀ꦢꦼꦤ꧀-ꦥꦿꦶꦃꦏꦁꦮꦼꦠꦤ꧀
ꦏꦁꦮꦼꦠꦤ꧀ꦪꦼꦤ꧀ꦩꦔꦊꦴꦂꦏꦁꦏꦶꦢꦸꦭ꧀ꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦏꦴꦏ꧀ꦰꦶ
ꦢꦼꦤ꧀ꦄꦚꦿꦏ꧉ 

꧕꧕꧉ 
ꦪꦼꦤ꧀ꦱꦶꦫꦭꦸꦁꦒꦸꦃꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦤꦱ꧀ꦠꦶꦠꦶ
ꦏꦸꦭꦢꦾꦠ꧀ꦩꦶꦏꦱꦸꦱꦶꦭꦏꦿꦩ
ꦶꦏꦸꦢꦸꦠꦏꦁꦄꦔꦼꦤꦼ
ꦶꦩ꧀ꦧꦕꦫꦤꦶꦁꦫꦠꦸ
ꦪꦼꦤ꧀ꦄꦠꦁꦒꦥ꧀ꦮꦮꦊꦱ꧀ꦒꦶꦥꦶꦃ
ꦠꦸꦩꦸꦭꦾꦥꦶꦤꦩꦶꦠꦤ꧀
ꦠꦤ꧀ꦆꦠꦸꦁꦆꦁꦌꦤꦸ
ꦫꦲꦶꦤ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦢꦭꦸꦭꦸꦩꦩ꧀ꦥꦃ
ꦠꦤ꧀ꦥꦪꦸꦤ꧀ꦄꦱꦭꦃꦏꦥ꧀ꦠꦶꦱꦶꦉꦁꦩꦒꦶꦂ
ꦢꦠꦤ꧀ꦩꦩ꧀ꦥꦶꦂꦆꦁꦮꦶꦱ꧀ꦩ꧉ 

꧕꧖꧉ 
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦥꦿꦥ꧀ꦠꦔꦪꦸꦤꦤꦶꦁꦒꦸꦱ꧀ꦠꦶ
ꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦱꦩꦼꦥꦆꦁꦠꦶꦁꦒꦭ꧀ꦠꦸꦁꦒꦭ꧀
ꦩꦠꦸꦫꦆꦁꦠꦶꦔꦭꦤꦼ
ꦱꦠꦂꦥꦸꦥꦸꦏ꧀ꦱꦼꦩꦸ
ꦩꦩꦟ꧀ꦢꦥꦤꦶꦫꦢꦼꦤ꧀ꦄꦒ꧀ꦭꦶꦱ꧀
ꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦫꦶꦫꦶꦃꦆꦔꦱꦂ
ꦤꦶꦫꦱꦁꦎꦴꦭꦸꦤ꧀
ꦲꦠꦸꦂꦱꦼꦫꦠ꧀ꦮꦮꦊꦱ꧀ꦚ
ꦭꦪꦔꦶꦫꦆꦫꦶꦢꦼꦤ꧀ꦥꦸꦕꦸꦏ꧀ꦆꦁꦮꦸꦫꦶ
ꦪꦼꦤ꧀ꦏꦒꦾꦤꦠꦸꦉꦤ꧉ 

꧕꧗꧉ 
ꦩꦸꦮꦃꦏꦮꦸꦭꦄꦩꦺꦴꦚ꧀ꦕꦧꦸꦩꦶ
ꦠꦤ꧀ꦧꦼꦢꦩꦁꦏꦤꦊꦏꦱꦶꦫ
ꦲꦼꦮꦸꦃꦪꦼꦤ꧀ꦭꦤ꧀ꦱꦱꦩꦶꦤꦼ
ꦏꦁꦱꦩꦾꦧꦸꦥꦠꦾꦒꦸꦁ
ꦲꦱꦶꦯꦤ꧀ꦄꦱꦶꦭꦶꦃꦈꦏꦶꦃꦄꦏꦶꦤ꧀ꦠꦸꦤ꧀-ꦏꦶꦤꦶꦤ꧀ꦠꦸꦤꦤ꧀
ꦩꦾꦁꦈꦗꦸꦔꦤ꧀ꦱꦼꦩꦸ
ꦠꦤ꧀ꦮꦺꦴꦤ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦏꦁꦏꦱꦺꦴꦫꦤ
ꦩꦢꦾꦤ꧀ꦠꦫꦆꦏꦸꦭꦪꦔꦺꦪꦼꦤ꧀ꦥꦿꦥ꧀ꦠꦶ
ꦏꦠꦺꦴꦉꦁꦤꦉꦟ꧀ꦢꦿꦚ꧉ 

꧕꧘꧉ 
ꦠꦶꦠꦶꦪꦼꦤ꧀ꦒꦸꦱ꧀ꦠꦶꦩꦉꦁꦏꦁꦄꦭꦶꦠ꧀
ꦠꦼꦮꦶꦏꦮꦸꦭꦩꦠꦸꦂꦱꦁꦤꦠ
ꦠꦶꦠꦶꦠꦠꦱꦱꦤꦼ
ꦩꦁꦏꦤꦆꦁꦭꦶꦫꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦲꦶꦁꦄꦩꦮꦶꦭꦪꦁꦏꦶꦏꦶꦫꦶꦩ꧀
ꦩꦉꦁꦱꦤꦏ꧀ꦮꦺꦴꦁꦱꦤꦏ꧀
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦱꦭꦃꦭꦶꦫꦸ
ꦲꦶꦁꦒꦸꦫꦸꦒꦸꦱ꧀ꦠꦶꦱꦱꦩꦚ
ꦮꦺꦴꦁꦄꦠꦸꦮꦱꦶꦤꦩꦏꦿꦩꦤꦶꦉꦏꦶ
ꦠꦶꦠꦶꦭ꧀ꦮꦶꦂꦆꦁꦏꦿꦩꦚ꧉ 

꧕꧙꧉ 
ꦥꦿꦤꦠꦤꦺꦄꦔꦮꦸꦭꦱꦶꦁꦒꦶꦃ
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦄꦪꦸꦤ꧀ꦄꦱꦼꦮꦏ
ꦧꦶꦭꦱꦼꦤ꧀ꦫꦒꦤꦺꦏꦧꦼꦃ
ꦔꦩ꧀ꦧꦶꦭꦠꦺꦴꦪꦮꦸꦭꦸ
ꦲꦔꦁꦒꦼꦪꦏꦁꦱꦮꦂ,ꦱꦸꦕꦶ
ꦲꦕꦭꦤꦴꦥꦼꦠꦏ꧀
ꦲꦱꦧꦸꦏꦢꦢꦸ
ꦏꦿꦶꦱꦥꦫꦸꦁꦫꦫꦚ꧀ꦕꦧꦤ꧀
ꦲꦱꦸꦧꦸꦏꦈꦧꦼꦢ꧀ꦠꦶꦒꦱꦶꦫꦏꦏꦶ
ꦭꦶꦭꦶꦱꦲꦒꦒꦺꦴꦟ꧀ꦢ꧉ 

꧖꧐꧉ 
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦥꦿꦥ꧀ꦠꦥꦱꦺꦴꦮꦤ꧀ꦄꦱꦿꦶ
ꦲꦥꦭꦶꦔꦶꦚꦤ꧀ꦉꦴꦮꦁꦱꦥꦔꦤ꧀
ꦲꦩꦶꦭꦶꦪꦱꦠꦶꦩ꧀ꦧꦔꦺꦉꦮꦔꦶꦫꦄꦭꦸꦁꦒꦸꦃ
ꦏꦁꦥꦿꦱꦩꦱꦩꦤꦩ꧀ꦥꦤꦶ
ꦢꦢꦾꦱꦌꦏꦥꦿꦤ
ꦠꦸꦁꦒꦭ꧀ꦱꦧꦪꦤ꧀ꦠꦸ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦄꦉꦧꦠ꧀ꦏꦮꦶꦒ꧀ꦚꦤ꧀
ꦱꦶꦭꦶꦃꦈꦏꦶꦃꦄꦏꦸꦢꦺꦴꦤ꧀ꦄꦉꦧꦸꦠ꧀ꦏꦮꦶ
ꦥꦭꦕꦕꦼꦔꦶꦭꦤ꧀꧈ 

ꦌ꧉  ꦩꦸꦗꦸꦢꦏꦺꦤꦼꦒꦫꦩꦏ꧀ꦩꦸꦂ

꧖꧑꧉ 
ꦗꦼꦉꦴꦤꦶꦁꦥꦱꦼꦧꦤ꧀ꦄꦢꦼꦥ꧀ꦆꦁꦥꦠꦶ
ꦮꦼꦫꦸꦲꦤꦶꦫꦒꦼꦤꦶꦁꦥꦱꦩꦸꦄꦤ꧀
ꦲꦱꦂꦤꦶꦁꦫꦠꦸꦈꦔꦸꦲꦼ
ꦱꦸꦏꦺꦴꦢꦸꦏꦠꦶꦤꦼꦩꦸ
ꦲꦶꦁꦄꦪꦸꦤꦤꦶꦫꦤꦽꦥꦠꦶ
ꦲꦶꦪꦏꦸꦢꦸꦮꦶꦤꦼꦤꦁ
ꦲꦁꦒꦸꦔꦤꦶꦁꦠꦸꦮꦸꦃ
ꦲꦱꦸꦁꦗꦼꦤꦼꦔꦶꦁꦏꦮꦶꦪꦂꦤ꧀
ꦲꦤꦸꦫꦢꦄꦤꦿꦥꦏꦼꦤ꧀ꦭꦫꦥꦠꦶꦫꦠꦸꦗꦭꦫꦤꦶꦁꦗꦶꦮꦁ

꧖꧒꧉ 
ꦄꦮꦪ꧀ꦏꦟ꧀ꦢꦒ꧀ꦢꦼꦤꦶꦫꦄꦤꦶꦔꦭꦶ
ꦠꦿꦸꦱꦉꦤꦏꦼꦧꦶꦁꦥꦤꦫꦶꦩ
ꦢꦼꦤ꧀ꦏꦢꦶꦫꦶꦁꦒꦶꦠ꧀ꦉꦒꦤꦼ
ꦢꦸꦏ꧀ꦄꦤꦼꦁꦏꦼꦭꦶꦫꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦥꦟ꧀ꦢꦤ꧀ꦩꦸꦚ꧀ꦕꦂꦱꦶꦫꦠꦶꦁꦒꦭꦶ
ꦮꦪꦁꦏꦼꦭꦶꦂꦏꦮꦁꦮꦁ
ꦒꦩꦼꦭꦤꦺꦈꦩꦸꦁ
ꦠꦤ꧀ꦥꦼꦒꦠ꧀ꦢꦼꦚꦮꦼꦭꦱꦤ꧀
ꦏꦁꦄꦤꦺꦴꦤ꧀ꦠꦺꦴꦤ꧀ꦄꦱ꧀ꦩꦫꦏꦟ꧀ꦢꦼꦔꦶꦁꦏꦶꦁꦏꦶꦤ꧀
ꦮꦤꦼꦃꦏꦟ꧀ꦢꦼꦒ꧀ꦆꦁꦮꦪꦁ

꧖꧓꧉ 
ꦏꦁꦱꦮꦤꦼꦃꦏꦟ꧀ꦢꦼꦒ꧀ꦄꦤꦶꦔꦭꦶ
ꦏꦟ꧀ꦢꦼꦒ꧀ꦢꦼꦤꦶꦁꦱ꧀ꦮꦫꦤꦶꦁꦒꦩꦼꦭꦤ꧀
ꦮꦤꦼꦃꦏꦟ꧀ꦢꦼꦒ꧀ꦆꦁꦢꦩꦉ
ꦮꦤꦼꦃꦏꦪꦺꦴꦤ꧀ꦢꦶꦤꦸꦭꦸ
ꦠꦤ꧀ꦥꦔꦸꦕꦥ꧀ꦄꦤꦸꦏ꧀ꦩꦼꦁꦏꦼꦭꦶꦂ
ꦢꦭꦁꦆꦁꦠꦤ꧀ꦏꦸꦤꦶꦔꦤ꧀
ꦲꦫꦶꦁꦒꦶꦠ꧀ꦱꦮꦼꦒꦸꦁ
ꦂꦍꦤ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦢꦭꦸꦄꦮꦪꦁ
ꦥꦫꦶꦁꦒꦶꦠꦺꦢꦭꦁꦮꦶꦒ꧀ꦚꦠꦤ꧀ꦥꦠꦟ꧀ꦢꦶꦁ
ꦕꦶꦥ꧀ꦠꦮꦶꦧꦸꦃꦆꦁꦥꦿꦗ

꧖꧔꧉ 
ꦃꦄꦩꦸꦉꦴꦤꦶꦥꦮꦪꦔꦼꦉꦏꦶ
ꦲꦮꦊꦱꦤ꧀ꦆꦁꦱꦥ꧀ꦠꦄꦏꦱ
ꦶꦁꦱꦥ꧀ꦠꦧꦸꦩꦶꦮꦶꦒ꧀ꦚꦤꦼ
ꦥꦢꦸꦢꦺꦴꦤ꧀ꦢꦶꦤꦸꦭꦸ
ꦠꦤ꧀ꦱꦼꦁꦠꦸꦁꦒꦭ꧀ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦏꦴꦏ꧀ꦰꦶ
ꦠꦸꦁꦒꦭꦶꦥꦸꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦠꦸꦁꦒꦭ꧀
ꦭ꧀ꦮꦶꦂꦤꦶꦠꦶꦂꦥꦫꦗꦼꦏꦸ
ꦏꦁꦫꦒꦄꦒ꧀ꦭꦂꦆꦁꦧꦭ
ꦏꦾꦤ꧀ꦫꦏꦾꦤꦄꦥꦠꦶꦃꦠꦶꦩ꧀ꦧꦭꦤꦶꦁꦱꦶꦃ
ꦥꦉꦤ꧀ꦠꦃꦆꦁꦥꦿꦗ

꧖꧕꧉ 
ꦠꦸꦩꦶꦧꦼꦁꦧꦭꦥꦸꦁꦒꦮꦱꦩꦶ
ꦤꦸꦧꦺꦴꦤ꧀ꦆꦁꦠꦶꦩ꧀ꦧꦭ꧀ꦤꦶꦫ
ꦥꦠꦶꦃꦱꦮꦁꦏꦺꦴꦤꦼ
ꦮꦺꦴꦁꦢꦢꦺꦴꦱꦤ꧀ꦪꦤ꧀ꦠꦸꦲꦸ
ꦠꦶꦤꦿꦥꦏꦼꦤ꧀ꦆꦁꦭꦫꦥꦠꦶ
ꦭꦩꦸꦤ꧀ꦠꦸꦲꦸꦒꦶꦤꦚ꧀ꦗꦂ
ꦮꦶꦤꦼꦲꦤ꧀ꦱꦏꦪꦸꦤ꧀
ꦏꦭꦧꦺꦱꦁꦤꦶꦠꦶꦥꦿꦗ
ꦱꦶꦁꦱꦥꦮꦼꦫꦸꦃꦆꦁꦫꦒꦱꦱꦩꦤꦼꦏꦶ
ꦥꦏꦠꦶꦂꦤꦺꦫꦲꦗꦂ꧉ 

꧖꧖꧉ 
ꦏꦪꦠꦱꦶꦫꦪꦼꦤ꧀ꦄꦩꦠꦶꦁꦒꦶ
ꦭꦸꦩꦏꦾꦼꦁꦢꦼꦱꦄꦱꦼꦧꦏꦫꦁ
ꦢꦼꦤ꧀ꦏꦉꦱꦢꦿꦶꦒꦩꦤꦼ
ꦒꦊꦁꦮꦠꦼꦱ꧀ꦆꦁꦢꦸꦱꦸꦤ꧀
ꦭꦁꦭꦔꦤꦫꦧꦶꦤꦮꦼꦔꦶ
ꦢꦸꦱꦶꦂꦭꦢꦼꦤ꧀ꦏꦉꦏ꧀ꦰ
ꦲꦤꦸꦢꦴꦭꦏꦸ
ꦲꦁꦒꦼꦩ꧀ꦥꦭꦱꦏꦫꦩꦤ꧀
ꦏꦁꦄꦠꦸꦁꦒꦸꦫꦸꦩꦼꦏ꧀ꦰꦼꦁꦮꦠꦼꦱꦶꦉꦏꦶ
ꦭꦭꦉꦤ꧀ꦱꦧꦼꦤ꧀ꦢꦶꦤ

꧖꧗꧉ 
ꦄꦚ꧀ꦗꦼꦤꦼꦔꦤꦭꦔꦂꦢꦼꦤ꧀ꦄꦥ꧀ꦠꦶ
ꦲꦉꦥꦤꦏꦫꦗꦤ꧀ꦆꦁꦢꦺꦴꦪ
ꦶꦁꦏꦁꦄꦮꦼꦤꦶꦁꦧꦼꦗꦶꦤꦼ
ꦲꦔꦸꦁꦏꦸꦉꦤꦒꦸꦤꦸꦁ
ꦩꦾꦁꦥꦒꦒꦤ꧀ꦠꦼꦒꦭ꧀ꦏꦁꦄꦱꦿꦶ
ꦩꦸꦁꦒꦼꦁꦄꦪꦸꦤꦶꦁꦢꦼꦱ
ꦩꦾꦁꦮꦭꦧꦂꦄꦒꦸꦁ
ꦩꦸꦔꦼꦁꦠꦼꦥꦶꦤꦺꦏꦁꦢꦼꦱ
ꦥꦼꦫꦶꦔꦼꦤꦫꦮꦱꦸꦱꦸꦏꦸꦤꦶꦁꦮꦸꦏꦶꦂ
ꦪꦼꦏꦸꦱꦶꦫꦱꦼꦢꦾ꧉ 

꧖꧘꧉ 
ꦊꦒꦮꦴꦆꦁꦧꦺꦴꦒꦩꦾꦁꦧꦸꦏ꧀ꦠꦶ
ꦲꦶꦁꦉꦮꦔꦶꦫꦮꦺꦴꦁꦄꦢꦼꦢꦼꦱꦤ꧀
ꦠꦸꦫꦸꦠꦤꦱꦏꦱꦂꦤꦼ
ꦶꦁꦏꦱꦼꦤꦼꦔꦤꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦏꦫꦁꦥꦼꦕꦭ꧀ꦊꦧꦏ꧀ꦭꦤ꧀ꦮꦸꦏꦶꦂ
ꦠꦸꦁꦒꦸꦭꦤꦏꦭꦮꦤ꧀
ꦱꦼꦭꦮꦠꦼꦱꦶꦥꦸꦤ꧀
ꦩꦾꦁꦮꦤꦆꦁꦥꦫꦸꦁꦧꦸꦠꦤ꧀
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦕꦶꦢꦿꦆꦁꦉꦃꦢꦼꦤꦶꦫꦩꦫꦶꦚ꧀ꦕꦶ
ꦠꦩ꧀ꦧꦔꦼꦤ꧀ꦭꦭꦏꦺꦴꦚ꧉ 

꧖꧙꧉ 
ꦧꦸꦏ꧀ꦠꦶꦤꦶꦁꦏꦻꦴꦩ꧀ꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦏꦥꦼꦏ꧀ꦰꦶ
ꦏꦁꦫꦸꦩꦼꦏ꧀ꦰꦆꦁꦮꦼꦏ꧀ꦠꦸꦭꦶꦭꦶꦩ
ꦢꦼꦤ꧀ꦠꦸꦭꦸꦱ꧀ꦥꦏꦫꦔꦤꦼ
ꦥꦼꦚ꧀ꦕꦶꦤꦶꦥꦸꦤ꧀ꦢꦼꦤ꧀ꦒꦼꦩꦸꦃ
ꦭꦤ꧀ꦱꦿꦲꦼꦤꦗꦏꦠꦶꦉꦏꦶ
ꦩꦸꦮꦃꦭꦤ꧀ꦥꦶꦠꦿꦲꦶꦫ
ꦱꦿꦲꦼꦤꦆꦁꦏꦻꦴꦩ꧀
ꦩꦾꦁꦏꦢꦶꦏꦢꦶꦠꦤꦼꦩ꧀ꦠꦸꦮꦸꦘ
ꦱꦼꦢꦾꦏꦼꦤꦆꦁꦫꦠꦸꦩꦾꦁꦥꦟ꧀ꦢꦶꦠꦼꦏꦶ
ꦢꦼꦤ꧀ꦄꦁꦒꦸꦁꦒꦸꦁꦮꦺꦴꦁꦠꦥ꧉ 

꧗꧐꧉ 
ꦭꦤ꧀ꦱꦼꦢꦾꦏꦼꦤꦆꦁꦥꦶꦏꦶꦂꦩꦶꦱ꧀ꦏꦶꦤ꧀
ꦏꦮꦸꦭꦆꦤꦏꦁꦏꦥꦿꦢꦤ
ꦶꦁꦄꦤꦏ꧀ꦪꦠꦶꦩ꧀ꦥꦽꦤꦲꦺꦱꦸꦏꦮꦶꦪꦂꦔ꧀ꦠꦸꦲꦸ
ꦪꦼꦤ꧀ꦄꦉꦏꦠ꧀ꦭꦤ꧀ꦮꦺꦴꦁꦏꦱ꧀ꦮꦱꦶꦃ
ꦠꦼꦭꦸꦏ꧀ꦆꦁꦄꦥꦢꦶꦠ
ꦱꦸꦩꦸꦁꦏꦼꦩ꧀ꦆꦁꦫꦠꦸ
ꦥꦫꦶꦏꦸꦢꦸꦆꦁꦠꦩꦶꦪꦤ꧀
ꦱꦱꦩꦶꦤꦺꦆꦱ꧀ꦭꦩ꧀ꦢꦼꦤ꧀ꦱꦸꦒꦠꦒꦠꦶ
ꦱꦏꦿꦩꦢꦶꦥꦸꦤ꧀ꦌꦁꦒꦭ꧀꧈ 

꧗꧑꧉ 
ꦭꦤ꧀ꦩꦻꦭꦶꦃꦆꦁꦮꦺꦴꦁꦏꦫꦩꦫꦲꦶ
ꦲꦁꦒꦸꦁꦒꦸꦩꦸꦁꦒꦸꦁꦧꦸꦫꦸꦄꦊꦩꦤ꧀
ꦲꦔꦸꦭꦠꦶꦱꦠꦶꦩ꧀ꦧꦔꦺꦮꦊꦱ꧀ꦮꦶꦤꦊꦱꦶꦁꦪꦸꦁ
ꦲꦸꦩꦂꦠ꧀ꦆꦔꦸꦩꦂꦠꦤ꧀ꦱꦶꦉꦏꦶ
ꦶꦏꦸꦮꦠꦼꦏꦶꦁꦱꦼꦠꦤ꧀
ꦧꦿꦲꦭꦢꦼꦤ꧀-ꦠꦼꦩꦸ
ꦲꦢꦺꦴꦃꦆꦁꦥꦼꦏꦶꦂꦏꦱꦶꦪꦤ꧀
ꦏꦱꦼꦔꦶꦠꦺꦄꦟ꧀ꦢꦸꦭꦸꦮꦺꦴꦁꦏꦮ꧀ꦭ-ꦱꦶꦃ
ꦫꦏꦼꦠ꧀ꦆꦁꦮꦺꦴꦁꦱꦸꦢꦒꦂ

꧗꧒꧉ 
ꦥꦼꦩꦸꦠ꧀ꦆꦁꦤꦶꦠꦶꦥꦿꦗꦢꦼꦤ꧀ꦏꦼꦱ꧀ꦠꦶ
ꦱꦪꦺꦴꦒꦾꦤꦺꦆꦁꦗꦭ꧀ꦩꦏꦠꦶꦭꦂ
ꦶꦁꦪꦪꦃꦉꦤꦉꦒꦤꦼ
ꦮꦪ꧀ꦱꦶꦫꦄꦟ꧀ꦢꦸꦤꦸꦁ
ꦮꦺꦴꦁꦄꦕꦸꦏꦶꦠ꧀ꦄꦢꦸꦭꦶꦠ꧀ꦱꦩꦶ
ꦲꦏꦸꦩ꧀ꦧꦃꦄꦏꦫꦏꦃ
ꦲꦩꦸꦠꦿꦃꦄꦔꦼꦧꦸꦂ
ꦲꦤꦸꦫꦸꦤ꧀ꦠꦼꦗꦤꦶꦁꦩꦸꦏ
ꦱꦩ꧀ꦥꦸꦤ꧀ꦱꦶꦫꦏꦢꦸꦤꦸꦁꦱꦸꦢꦒꦂꦱꦶꦁꦒꦶꦃ
ꦲꦔꦪꦂ-ꦪꦂꦢꦸꦚ꧉ 

Segel Cap Surat Sultan HB II

Oktagonal segel Sultan Hamengkubuwana II, bertuliskan di pusat bahasa Jawa: Ingkang pratandha Kangjeng Sinuhun Hamengkubuwana Sénapati Ingalaga Ngabdurrahman Sayidin Panatagama Kalipatulah (Carey 1980: 76), 'Inilah meterai keagungan agung yang membawa dunia di pangkuannya, panglima tentara dalam perang, hamba Yang Maha Pengasih, penguasa iman, pelindung agama, wakil Allah '(lih Carey & Hoadley 2000: 436). Prasasti kecil dalam aksara Arab di perbatasan belum dibaca. Perpustakaan Inggris, Add. 12342, f. 208r

Buku Harian Raja Bugis

Buku harian Bugis Sultan Ahmad al-Salih Syamsuddin dari Bone (r.1775-1812). Perpustakaan Inggris, Tambah 12354, ff. 17v-18r

(Public Domain)

Proklamasi penaklukan Batavia oleh Inggris,

Proklamasi penaklukan Batavia oleh Inggris, 11 Agustus 1811, dalam bahasa Melayu dalam naskah Jawi. British Library, Atau 9484
(Publik Domain)

Surat Sultan HB II Kepada Pejabat Inggris

Surat dari Sultan Hamengkubuwana II dan Putra Mahkota Yogyakarta kepada John Crawfurd, 18 Dulkangidah AJ 1738 (4 Des 1811), ditulis dalam bahasa Jawa dalam naskah Pégon (bahasa Arab) (Carey 1980: 79-81). Ini adalah salah satu dari sejumlah surat dari sultan dan pejabat pengadilan senior kepada pejabat Inggris bukan dari perpustakaan pengadilan, namun ternyata diambil oleh Crawfurd dari arsip Residensi Inggris di Yogyakarta untuk menambah koleksi pribadinya.Perpustakaan Inggris, Add. 12341, f. 146v 
(Public Domain)

Catatatan Kesultanan Jogja tentang Daftar jamaah Haji 1806

Daftar Jamaah haji , santri istana [ulama], dan pengikut mereka dikirim ke Mekkah pada tahun 1806 oleh Sultan Hamengkubuwana II [4 Februari 1806], dimulai: Punika pémut pratélangipun utusan-Dalem ingkang badhé dhateng Mengkah ... (Carey 1980: 172-3) . Perpustakaan Inggris, Add. 12341, f. 78r (Public Domain)

Surat Hibah Tenaga Kerja Kesultanan Jogja

Hibah dari Sultan Hamengkubuwana II ke Bendara Raden Ayu Srenggara, istri Selir Sultan Hamengkubuwana I dan ibu Pakualam I, memberikan 56 unit ketenagakerjaannya ( cacah ) di desa-desa yang bernama, 21 Sura AJ 1721 (18 Agustus 1794) (Carey & Hoadley 2000: 14).Perpustakaan Inggris, Add. 12342, f. 253r  (Public Domain)

Monday, December 4, 2017

Prasasti Sobhamarta ditemukan di Kanal Pabuaran 1781


Pprasasti Pabuharan' ( Prasasti Pabuharan ), Ind. Ch. 57 (B), mencatat hibah atribut perintah Brahman dan perintah Kṣatriya oleh raja kepada anak-anak Ugra yang bernama Dyah Kataywat dan Dyah Nariyama di domain (sima) Pabuharan. Pada kesempatan ini beberapa seremonial hadiah kain dan emas dipresentasikan ke berbagai pejabat, dan tercantum dalam prasasti tersebut.



Prasasti Pabuharan, piagam tembaga, dalam kondisi buruk, mungkin abad ke 9 Masehi.Perpustakaan Inggris, Ind. Ch. 57 (B), f. 2v .

Pelat yang menyertainya, Ind Ch 57 (A) , mencatat pembuatan kanal di asrama Pabuharan oleh Ugra, yang digambarkan sebagai seorang guru, dengan beberapa hak dan peraturan untuk dipelihara untuknya.
 
 
Ind_ch_57_f001r 
 
 
Sobhāmṛta ( Prasasti Sobhāmṛta ), piagam lengkap terdiri dari tujuh lempeng,
 Prasasti tersebut mencatat bahwa pada tanggal 11 Suklapaksa pada bulan Waisakha 861 Saka (2 Mei 939 M), raja - yang disebut dalam teks sebagai Sri Maharaja Rake Hino Mpu Sindok Sri Isanawijaya Dharmottunggadewa - memberi perintah agar sawah, kebun buah, dan lahan rumah di Sobhāmṛta menjadi daerah bebas, sebagai imbalan atas tugas memelihara sebuah tempat suci. 
 


Pelat terakhir diakhiri dengan serangkaian motif dekoratif yang menandai akhir teks, termasuk dua motif bunga yangbunga teratai.

Terjemahan Prasasti Leiden

सो यम् अखील कल कलप परवर परदृ्स्व् असेस नृ्प चकृ चरु छमिकर कीरित काॅतीघ  तीत् अनेक मनीक्य मरिची पुन्ज पुईइजरिकृ्त पद पिथाॅ रजरजाॅ रजकेसरी  वर...